Pilur Gunungkidul Digelar September, 230 TPS Disiapkan
Pilur Gunungkidul 2026 digelar 26 September dengan 230 TPS di 31 kalurahan. DPT ditetapkan 24 Agustus.
Ari Kusmiyati, salah satu karyawan toko sembako di Pasar Bantul sedang menata dagangannya, Senin (6/4/2019). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Tim Satgas Pangan Gunungkidul akan turun ke lapangan guna mengecek stok kebutuhan pokok selama puasa. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi penimbunan barang oleh para spekulan nakal.
Kepala Seksi Pidana Khusus, Satreskrim Polres Gunungkidul, Ipda Ibnu Ali Puji mengatakan, memasuki puasa, keberadaan satgas pangan akan dioptimalkan untuk pengawasan. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok saat Ramadan hingga jelang Lebaran.
“Setiap hari kami lakukan pemantauan. Langkah ini juga sebagai antisipasi adanya spekulan nakal yang menimbun barang saat jelang lebaran,” kata Ibnu kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).
Menurut dia, ada beberapa sasaran lokasi pengawasan. Selain pengawasan di empat pasar besar di Gunungkidul, juga dilakukan di swalayan, toko-toko besar hingga gudang penyimpanan milik pedagang. “Sampai sekarang belum ada yang mencurigakan. Nanti pada saat jelang Lebaran, pengawasan akan lebih diintensifkan lagi,” katanya.
Baca juga: Halau Pemudik Lebaran Wilayah Perbatasan di Bantul Diperketat
Ibnu menegaskan apabila ada spekulan nakal yang menimbun demi keuntungan pribadi akan ditindak secara tegas dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. “Kami tidak main-main karena upaya penimbunan barang merupakan tindakan ilegal yang bisa merugikan banyak orang,” katanya.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) untuk memastikan stok kebutuhan pokok. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi adanya kenaikan harga-harga khususnya jelang lebaran. “Koordinasi dilakukan agar nanti bisa mengetahui kapan potensi harga bapok mengalami kenaikan,” kata Johan.
Johan memastikan untuk saat ini ketersediaan bapok masih aman selama Ramadan. Disperindag juga berkomunikasi intens dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY. Salah satunya melakukan Operasi Pasar demi menjaga harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil. “Dengan operasi pasar mudah-mudahan harga bisa terkendali dan tidak ada kenaikan yang signifikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 digelar 26 September dengan 230 TPS di 31 kalurahan. DPT ditetapkan 24 Agustus.
Kapolri Listyo Sigit menyebut sejumlah nama telah diamankan terkait karhutla Kalimantan yang mencapai 1.487 hotspot.
Pemkab Bantul rutin menggelar operasi pasar untuk memantau stok sembako dan penerapan HET di sekitar 32 pasar.
Hingga Kamis (20/8/2026), para penyintas gempa masih menghadapi situasi sulit akibat gempa susulan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Polres Gunungkidul mengungkap dua pelaku pembakaran MI YAPPI Natah merupakan kakak beradik berusia 14 dan 15 tahun.
Pemerintah mengoperasikan 52 pesawat untuk menangani karhutla di enam provinsi prioritas di Sumatra dan Kalimantan.