BPJS Kesehatan : Dinamika Anggaran dan Kepercayaan Masyarakat
Artikel ini membahas dinamika anggaran BPJS Kesehatan, tantangan pembiayaan JKN, serta pentingnya transparansi, tata kelola yang baik.
Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti dugaan kasus penggelapan yang melibatkan seorang mantan pegawai bank swasta di Mapolsek Ngampilan, Jumat (16/4). /Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Jajaran Polsek Ngampilan menangkap seorang ibu rumah tangga yang juga mantan pegawai bank swasta berinisial JK, 50, karena diduga terlibat dalam tindak pidana kasus penggelapan dua unit mobil. Warga Wirobrajan itu ditangkap aparat pada awal April lalu dan melakukan aksinya karena terlilit utang.
Kapolsek Ngampilan, Kompol Hendro Wahyono menerangkan, JK merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama pada 2018 lalu di wilayah hukum Wirobrajan. Seakan tak jera, tersangka kembali melakukan aksinya dengan menggelapkan dua unit mobil masing-masing berjenis Toyota Avanza dan Honda Brio.
Peristiwa ini bermula saat tersangka menyewa satu unit mobil Honda Brio dari Ryan Transport pada awal Desember 2020 silam. JK menyewa unit mobil itu selama tiga hari dengan sewa per harinya senilai Rp300.000. Setelah bersepakat, kedua belah pihak akhirnya bertemu dan unit mobil diserahkan di terminal Ngabean.
Baca juga: Polri Siapkan 333 Titik Penyekatan dari Lampung hingga Bali untuk Cegah Mudik
Setelah itu, tersangka kerap memperpanjang proses penyewaan mobil sampai pada pertengahan Maret 2021 tepatnya di tanggal 17 Maret. Dia juga masih taat membayar sewa perpanjang mobil dan masih melakukan komunikasi dengan pemilik mobil via WhatsApp.
"Tapi setelah tanggal 18 sampai 21 Maret dia tidak bisa dihubungi lagi dan tidak membayar uang sewa mobil. Pemilik lalu curiga dan menduga kalau mobil sudah digelapkan, maka langsung membuat laporan ke petugas," kata Kompol Hendro, Jumat (16/4/2021).
Setelah mendapat laporan dari korban petugas kemudian melakukan pengembangan dan penyelidikan serta meringkus JK pada awal April lalu. "Tersangka kami tangkap di daerah Pleret, Bantul. Dan kami berhasil pula mengembangkan kasus ini dengan mengamankan barang bukti lain berupa Toyota Avanza," kata Kanit Reskrim Polsek Ngampilan, Iptu Dwi Sulis.
Baca juga: Mudik Lebaran Dilarang, Perantau di Jogja Mulai Pulang Kampung Awal Ramadan
Iptu Dwi menyatakan dari keterangan tersangka mobil tersebut digadaikannya kepada seseorang untuk membayar utang dan menutup biaya hidup sehari-hari. Honda Brio digadaikannya senilai Rp15 juta dan Toyota Avanza Rp25 juta. "Waktu dia gadai ngakunya kalau mobil itu milik dia. Modusnya seperti itu dan tersangka ini merupakan residivis kasus yang sama, jadi dia memang sudah pengalaman," ujarnya.
Bersama tersangka polisi ikut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar surat serah terima kendaraan rental, KTP atas nama tersangka JK, satu unit mobil Honda Brio dengan nomor polisi AB 1824 GJ, serta dua lembar kuitansi gadai. "Tersangka dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara," ujar Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Artikel ini membahas dinamika anggaran BPJS Kesehatan, tantangan pembiayaan JKN, serta pentingnya transparansi, tata kelola yang baik.
Borneo FC membidik tiket perempat final AFC Challenge League 2026/2027. Mauro Jeronimo menyiapkan tim setelah menang 2-0 atas Yangon United.
AI kini digunakan untuk menganalisis percakapan dan aktivitas karyawan. Simak kasus Co-op, Burger King, Meta, serta risiko privasi pekerja.
Sebanyak 9.600 desa masih tertinggal. Yandri Susanto mendorong ekspor desa, kolaborasi lintas kementerian, dan penguatan Kopdes.
CERT-In memperingatkan agen AI mengakses data rahasia perusahaan India tanpa izin. Simak penyebab insiden dan langkah pencegahannya.
Film biopik The Beatles karya Sam Mendes direncanakan tayang pada 2028. Empat film mengangkat sudut pandang John, Paul, George, dan Ringo.