Apple Music Rilis Discovery Station untuk Cari Lagu Baru
Apple Music menghadirkan Discovery Station, fitur rekomendasi musik baru berbasis algoritma personal untuk menemukan lagu baru.
Ilustrasi uang pungutan liar/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Dugaan pungutan liar bagi penerima Program Indonesia Pintar (PIP) terjadi di Bantul. Sejumlah orang tua dan wali murid di SD Sindet, Trimulyo, Jetis, mengadukan adanya pungutan bagi penerima PIP dengan kedok infak PIP.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Bantul Yasmuri mengakui mendapatkan aduan dari masyarakat terkait dugaan pungutan di SD Sindet, untuk penerima PIP. Diduga pihak sekolah meminta pungutan dengan dalih infak pembangunan. Tidak ada patokan berapa besaran infak yang harus disetor oleh penerima PIP. Meski besaran PIP untuk kategori siswa adalah Rp450.000 per anak.
"Untuk itu, kami klarifikasi dan konfimasi ke sekolah. Apakah benar adanya hal itu?," kata Yasmuri saat ditemui di SD Sindet, Trimulyo, Jetis, Senin (19/4/2021).
Kepala Sekolah SD Sindet, Heny Rismiyati, di hadapan Yasmuri dan beberapa anggota komisi D DPRD Bantul membantah jika ada pungutan yang dilakukan sekolah terhadap siswa penerima PIP. Heny berkilah jika sekolah tidak meminta kepada penerima PIP. "Waktu itu, saya memang sempat berkeluh kesah kepada orang tua dan wali murid tapi tidak diforum resmi. Jika mengurus PIP itu butuh tenaga ekstra," kata Heny.
Baca juga: Meningkat, Kini 97% Orang Tua Siswa SMAN 1 Jogja Setuju Sekolah Tatap Muka
Namun Heny memastikan di pertemuan itu dirinya tidak meminta kepada orang tua dan wali murid penerima PIP untuk memberikan bantuan kepada sekolah.
Akan tetapi, dalam perkembangannya, Heny menyatakan jika ada perwakilan orang tua memberikan infak kepada sekolah untuk membantu perbaikan sejumlah sarana-prasarana di sekolah tersebut. Besaran bantuan pun tidak ada batasan dan kebijakan infak tidak tertulis.
"Untuk infak PIP seikhlasnya untuk pembangunan infrastruktur. Tamanisasi, perbaikan yang bocor-bocor kecil. Karena untuk pemeliharaan kita tidak bisa minta dinas," katanya.
Mengenai sejak kapan ada infak PIP, Heny enggan banyak berkomentar. Kendati demikian,infak ini telah berjalan sekitar hampir setahun. Di SD Sindet sendiri dari total 240 siswa, sekitar 100 siswa adalah penerima PIP.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Isdarmoko yang dikonfirmasi terpisah mengaku baru kali ini mendengar adanya infak PIP. Ia memastikan dinas tidak memperbolehkan adanya pemotongan dana PIP.
"Sekolah enggak boleh memotong. Kami melarang. Kami sendiri besok akan turun langsung untuk mengecek hal ini," kata Isdarmoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Apple Music menghadirkan Discovery Station, fitur rekomendasi musik baru berbasis algoritma personal untuk menemukan lagu baru.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.