Top Ten News Harianjogja.com Edisi Rabu 21 Oktober 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (21/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di UII. /Ist-UII.
Harianjogja.com, JOGJA—Pakar Universitas Islam Indonesia (UII) menyatakan pentingnya pemberian vaksian Covid-19 tahap kedua. Jika cakupan dosis kedua ini tidak sampai 70% dari jumlah penduduk, maka sulit untuk mencapai herd immunity.
Wakil Dekan Fakultas Kedokteran UII Erlina Marfianti mengungkap, penelitian menunjukkan vaksin akan lebih efektif ketika sudah diberikan dua dosis. Dosis pertama untukmengenal vaksin, sehingga memicu respon imun sistem kekebalan awal. Pada dosis kedua sebagai booster yang menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. Selain itu memicu respons antibodi yang lebih efektif sekaligus memperbesar sistem imun. Sehingga tubuh menjadi siap ketika ada virus yang masuk.
BACA JUGA : 2.681 Lansia Divaksin di UGM, Mayoritas Dosen dan Tenaga
“Vaksinasi tahap II juga merupakan upaya pemerintah untuk mencapai herd immunity yang diharapkan. Ketika cakupan masyarakat yang mendapat vaksin hingga dosis II kurang dari target yaitu sebesar 70% penduduk, maka akan sulit untuk mencapai herd immunity tersebut,” katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Minggu (25/4/2021).
Erlina Marfianti menambahkan ada ambang batas populasi yang memiliki kekebalan atau antibodi yang harus dicapai sehingga dapat melindungi orang yang rentan di sekitarnya. Ketika cakupan vaksinasinya kurang, kata dia, maka masih akan bisa menyebarkan virus, sebaliknya jika banyak yang kebal, akan melindungi orang di sekitarnya. Menurutnya, dengan ikhtiar UII dalam melaksanakan program vaksinasi, dapat membantu upaya pemerintah dalam mencapai herd immunity yang diyakini dapat menekan angka kasus pandemi Covid-19 di Indonesia.
“Tetapi meski telah diberikan vaksin tahap II, jangan lengah dalam melaksanakan protokol kesehatan. Sebab, faktanya ketika melihat situasi grafik angka perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia masih terus menanjak,” ujarnya.
BACA JUGA : Persiapan Kuliah Tatap Muka, Dosen dan Tenaga
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier UII Zaenal Arifin menambahkan evaluasi dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di UII pada akhir bulan Maret yang lalu. Ia meminta untuk tidak meremehkan urgensi vaksinasi tahap II. Karena jika tidak ikut vaksinasi yang kedua, antibodi kita tetap rendah. Imunitas seseorang baru akan maksimal pada 14-28 hari setelah mendapatkan vaksin ke II.
“Secara keseluruhan vaksin yang diberikan pada tahap II di UII berjumlah 2.055 dosis. Pelaksanaan vaksinasi tahap II secara massal yang melibatkan vaksinator dari dosen Fakultas Kedokteran UII, Rumah Sakit JIH dan Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI ini diselenggarakan di Auditorium K.H. Abdulkahar Mudzakkir Kampus Terpadu UII, pada Sabtu 24 April 2021,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (21/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pemda DIY berencana membuka Konsulat Kehormatan Meksiko di Royal Ambarrukmo untuk memperkuat kerja sama pendidikan, seni, dan budaya.
Dua tahun Prabowo-Gibran, pariwisata Indonesia makin merata. Kunjungan wisatawan tumbuh di Danau Toba, Manado-Likupang, dan desa wisata.
Dinhub Banyumas menertibkan parkir berbayar di minimarket berjaringan setelah menerima aduan warga. Kebijakan parkir gratis berlaku sejak 1 Oktober 2026.
Prancis menyiagakan lebih dari 60.000 personel keamanan menjelang demo nasional, termasuk peserta pelatihan akademi polisi untuk menjaga fasilitas publik.