BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih menyampaikan terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per 26 April 2021 sebanyak 184 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 38.539 kasus.
Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 terbanyak dari Sleman 78 kasus, Bantul 39 kasus, Jogja 33 kasus, Kulonprogo 22 kasus, dan Gunungkidul 12 kasus. Riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan periksa mandiri 27 kasus, tracing kontak kasus positif 130 kasus, dan belum ada info atau belum diketahui riwayatnya 27 kasus.
BACA JUGA: Sepuluh SD dan SMP Kota Jogja Gelar Uji Coba PTM Akhir April
Pada hari yang sama juga terjadi penambahan kasus meninggal dunia sebanyak dua kasus. “Sehingga total kasus meninggal menjadi 943 kasus,” kata Berty, Senin (26/4/2021).
Sementara penambahan kasus sembuh sebanyak 225 kasus, sehingga total sembuh menjadi 33. 424 Kasus. Adapun jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 258.513 sampel, termasuk 742 sampel di antaranya diperiksa per 26 April 2021. Sementara jumlah orang yang diperiksa 233.807 orang, termasuk 719 orang di antaranya diperiksa per Senin (26/4/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Kulonprogo masih menunggu regulasi pusat terkait penyaluran bansos melalui KDMP. Sebanyak 10 gerai telah rampung dan siap diverifikasi.
Morning anxiety dapat membuat seseorang merasa cemas sejak bangun tidur. Kenali penyebab, gejala, dan penjelasan para ahli mengenai kondisi ini.
Suara biola dan cello perlahan memenuhi Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma, Kamis (16/7) malam
Antrean BBM di Sumatra ditargetkan terurai dalam satu hingga dua hari. Lonjakan konsumsi dan panic buying menjadi penyebab utama.
Transaksi KDKMP sepanjang 2026 mencapai Rp56,8 miliar. Pupuk menjadi komoditas terlaris dan distribusi barang subsidi akan diperkuat.