Ribuan Buruh Terima Bantuan Sembako saat Peringatan May Day

Pemberian bantuan sembako dari BPJamsostek kepada perwakilan serikat pekerja pada acara peringatan May Day di DPRD DIY, Sabtu (1/5/2021). - Ist.
02 Mei 2021 00:27 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Ratusan buruh di DIY memperingati hari buruh sedunia, (May Day) BPJamsostek Yogyakarta menyerahkan bantuan berupa 150 paket sembako kepada perwakilan Serikat Pekerja. Pemberian bantuan tersebut dilaksanakan di kantor DPRD DIY.

Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Yogyakarta Asri Basir mengatakan kegiatan pembagian bantuan sembako tersebut untuk memperingati hari buruh sedunia (May Day) tahun ini. Secara nasional, lanjut Asri, sembako yang diserahkan berjumlah 18.798 paket sembako yang dibagikan di 34 Provinsi dan 415 Kabupaten/Kota.

"Pemberian bantuan ini merupakan salah satu bentuk empati BPJamsostek kepada sesama pekerja imbas dari Covid-19," katanya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Sabtu (1/5/2021).

BACA JUGA : Turun ke Jalan, Buruh di Jogja Bagikan Takjil di Malioboro

Pada peringatan May Day di Wisma Atlet, Jakarta, Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo, menuturkan sejatinya 1 Mei ini menjadi momen untuk mengingatkan hak hak dasar para pekerja yang tidak boleh dilupakan oleh pemerintah dan pemberi kerja.

“Sesuai tema yang kami usung, peringatan May Day ini kami gunakan sebagai momentum peningkatan layanan dan manfaat kepada pekerja Indonesia melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta peningkatan layanan agar lebih cepat, mudah, dan akurat bagi pekerja,” ujarnya.

Menurut Anggoro, di masa masa krisis seperti saat ini, perlindungan dasar bagi pekerja memiliki urgensi yang tinggi seiring dengan peningkatan risiko kerja yang rentan dialami oleh seluruh pekerja. “Tidak ada capaian yang lebih tinggi bagi kami selain memberikan rasa aman dan kepuasan bagi pekerja peserta BPJamsostek,” ucap Anggoro.

BACA JUGA : Menarik! Ini Kumpulan Ucapan Selamat Hari Buruh di Media Sosial

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah, mengapresiasi seluruh stakeholder ketenagakerjaan khususnya BPJamsostek dalam mendukung kegiatan ini. Menurutnya, badan tersebut hadir sebagai rumah bagi perlindungan pekerja indonesia yang ada pada saat senang dan susah.

"Kehadiran Dirut tentunya tidak hanya pada momentum ini tapi juga di kesempatan lain untuk lebih dekat dengan pekerja dan pengusaha," ujar Ida.

Dia mengatakan saat ini kondisi perekonomian sedang masa recovery dan tanda-tanda penguatan ini semakin kuat. Ida menambahkan pemerintah bersama-sama dengan pengusaha dan pekerja harus bahu membahu dalam menghadapi tantangan ini hingga akhirnya nanti perekonomian pulih dan Indonesia keluar dari masa sulit, sesuai dengan tema yang diusung Pemerintah dalam May Day kali ini, Recover Together.

Ida mengingatkan bahwa peringatan May Day ini bukan hanya milik buruh, tapi juga punya arti penting bagi pengusaha dan juga pemerintah. "kita semua punya cita-cita yang sama agar semua buruh sejahtera, bagaimanapun caranya," tegas Ida.

BACA JUGA : Demo Hari Buruh, Pekerja Minta UU Cipta Kerja Dicabut

Tenaga Kesehatan (Nakes) juga merupakan profesi yang menjadi ujung tombak dalam mengatasi pandemi ini, tidak ketinggalan pada momen May Day ini, BPJamsostek juga memberikan bantuan Paket Ramadan kepada 1.600 Nakes. Bantuan diharapkan dapat menjadi dukungan moril sekaligus meringankan beban Nakes dalam melakukan tanggung jawab mereka sehari-hari.

“Tidak ketinggalan kami juga memberikan perlindungan jaminan sosial secara cuma-cuma kepada para Nakes, termasuk relawan yang tengah berjuang melawan Covid-19 ini,” ungkap Anggoro. Dirinya menambahkan bahwa dana untuk perlindungan jaminan sosial kepada 2.404 relawan ini bersumber dari donasi karyawan BPJamsostek sebagai bentuk solidaritas sesama pekerja.

Ida Fauziah mengapresiasi Nakes dan relawan yang bertugas di garda terdepan karena dari mereka kita bisa belajar jihad yang sesungguhnya, dengan menyelamatkan nyawa sekaligus mempertaruhkan keselamatan diri mereka menghadapi Covid-19 ini.

BACA JUGA : May Day 2021, MPBI DIY Masih Soroti Ironi Upah Murah

“Semoga dukungan melalui perlindungan jaminan sosial dan bantuan yang diberikan ini bisa membantu para relawan dalam perjuangan yang kita semua hadapi di masa pandemi Covid-19 ini,” tutup Anggoro.