Advertisement

Tiket Elektronik untuk Masuk Wisata Gunungkidul Sepi Peminat

David Kurniawan
Jum'at, 07 Mei 2021 - 21:37 WIB
Bhekti Suryani
Tiket Elektronik untuk Masuk Wisata Gunungkidul Sepi Peminat Situasi TPR Pantai Baron yang masih lengang, Tanjungsari, Gunungkidul, Sabtu (16/6/2018). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Penggunaan tiket elektronik dengan memanfaatkan transaksi non tunai masih minim. Pasalnya, wisatawan yang masuk masih menggunakan cara-cara konvensional dengan membeli tiket di pos penarikan rertribusi.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, penerapan tiket eletronik dengan model transaksi non tunai baru diterapkan di pos penarikan rertribusi di Baron dan Jalur Jalan Lintas Selatan. Meski demikian, sejak diluncurkan beberapa waktu lalu, antusias pengunjung menggunakan layanan ini belum banyak.

Sebagai gambaran, sambung dia, pada kunjungan akhir April hanya ada enam orang yang memanfaatkan transaksi non tunai untuk masuk kawasan wisata pantai. Padahal, jumlah kunjungan yang masuk lewa pos Baron dan JJLS mencapai 1.254 orang dalam waktu satu minggu. “Memang belum banyak yang berminat karena masih banyak yang cara tuna membayar di pos retribusi,” katanya, Jumat (7/5/2021).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Hary mengungkapkan, pemanfaatan layanan pembayaran tiket secara non tunai masih butuh sosialisasi. Oleh karenanya, dinas pariwisata akan terus melakukan sosialisasi. Selain pemanfaatan media berjejaring sosial, upaya pengenalan dengan cara menggandeng mitra-mitra dan asosiasi pariwiasta tentang pembayaran non tunai di pariwisata.

BACA JUGA: Update Covid-19 DIY 7 Mei 2021, Sehari 11 Orang Meninggal Dunia

“Untuk pelaksanaan, kami juga bekerjasama dengan BPD DIY. Mereka [BPD DIY] jug ikut membantu mensosilisasikan pembayaran non tunai ini,” katanya.

Meski belum banyak dikenal, sambung Hary, dinas pariwisata memiliki komitmen untuk mengembangkan transaksi tiket masuk secara non tunai. Ke depannya, fasilitas ini akan diberlakukan di seluruh destinasi wisata. “Prosesnya bertahap dan akan menyasar ke seluruh pos retribusi di kawasan wisata,” ungkapnya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti. Menurut dia, pemanfaatan teknlogi untuk pembayaran tiket masuk pariwisata akan terus dilakukan. “Diharapkan dengan transaksi non tunai ini dapat memaksimalkan potensi pendapatan dari pos tiket retribusi masuk wisata,” katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Rabu Ini

Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Rabu Ini

Jogjapolitan | 7 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Orang Ini Ngaku Bisa Bikin BBM dari Sampah, Solar Dijual Rp7.000, Premium Rp10.000

News
| Rabu, 28 September 2022, 16:17 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement