30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Angka kematian warga DIY karena Coronavirus Disease atau Covid-19 masih tinggi dan sebagian besar korbannya asalah warga lanjut usia (Lansia). Selama 24 jam terakhir pada Sabtu (8/5/2021) tercatat 10 orang pasien Covid-19 di DIY meninggal dunia.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY, angka kematian karena Covid-19 per 8 Mei 2021 sebanyak 10 orang. Rincian kasus meninggal adalah kasus 32.446, perempuan, 67, Bantul; kasus 33.803, laki-laki, 66, Bantul; kasus 35.143, perempuan, 44, Bantul; kasus 35.877, laki-laki, 55, Bantul; kasus 37.636, laki-laki, 63, Jogja.
BACA JUGA : Tiga Hari, 24 Orang di Jogja Meninggal Dunia karena Corona
Kemudian kasus 39.880, laki-laki, 42, Sleman; kasus 39.944, laki-laki, 56, Jogja; kasus 40.193, laki-laki, 67 Gunungkidul; kasus 40.831, perempuan, 91, Kulonprogo, kasus 40.927, perempuan, 80, Bantul.
“Ya menunjukkan bahwa penularan Covid-19 masih terus terjadi, dan perlindungan pada kelompok rentan masih harus dioptimalkan, mengingat kasus kematian 90 persen adalah usia diatas 50 tahun,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, Sabtu (8/5/2021).
Sebelumnya atau pada 7 Mei 2021, angka kematian karena Covid-19 juga mencapai 11 orang dan sebagian besar adalah lansia. “Intinya adalah penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan dengan optimal,” ujar Berty.
Sementara itu penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per 8 Mei 2021 sebanyak 137 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 40.922 kasus. Penambahan kasus terkonfirmasi terbanyak dari Sleman 52 kasus, disusul Bantul 39 kasus, Gunungkidul 20 kasus, Jogja dan Kulonprogo masing-masing 13 kasus.
BACA JUGA : Pasien Positif Covid-19 di Jogja yang Meninggal Dunia
Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid -19 berdasarkan periksa mandiri 47 kasus, tracing kontak kasus positif Covid-19 sebanyak 63 kasus, perjalanan luar daerah satu kasus, dan belum ada info atau belum diketahui riwayatnya sebanyak 26 kasus.
Pada hari yang sama juga terjadi penambahan kasus sembuh sebanyak 261 kasus, sehingga total sembuh menjadi 36.742 kasus. Distribusi kasus sembuh menurut domisili dari wilayah Jogja 25 kasus, Bantul 93 kasus, Kulonprogo 35 kasus, Gunungkidul 14 kasus, dan Sleman 94 kasus.
BACA JUGA : Pasien Covid-19 di Jogja yang Meninggal Semakin Banyak
Adapun jumlah sampel yang diperiksa totalnya 269.423 sampel, termasuk 730 sampel di antaranya diperiksa per 8 Mei 2021. Sementara jumlah orang yang diperiksa sebanyak 244.464 orang, termasuk 707 orang di antaranya diperiksa per Sabtu (8/5/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Debit sumber air menyusut akibat kemarau panjang, penyaluran air bersih di Gunungkidul melambat. BPBD telah menyalurkan ribuan tangki air.
Program PLTS 100 GWp menanti Perpres yang mengatur pengadaan, lokasi proyek, dan pembagian tanggung jawab sebelum tender dilaksanakan.
Kemenkes menyiapkan 10.000 alat diagnostik NPOC untuk mempercepat deteksi TBC di puskesmas, termasuk di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Disbud Kulonprogo menyiapkan 7.500 obor untuk HUT ke-75 Kulonprogo. Api menyala sekitar dua menit dengan pengamanan petugas damkar.
Paus Leo XIV dilaporkan didiagnosis adenokarsinoma paru-paru setelah operasi di Roma. Vatikan menyebut operasinya berjalan lancar.