Harga Biodiesel dan Bioetanol Naik September 2026
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pembelajaran tatap muka akan segera dilakukan di Kabupaten Kulonprogo.
Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan uji coba pembelajaran tatap muka setelah Lebaran 2021 dan mendapat rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tingkat kabupaten.
Kepala Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Arif Prastowo di Kulon Progo, Senin (10/5/2021) mengatakan berdasarkan evaluasi simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada tingkat SD dan SMP, hasilnya disebut sudah cukup baik.
"Secara keseluruhan hasil dari simulasi PTM terbatas pada jenjang SD dan SMP sudah berjalan baik dan sesuai rencana. Penerapan protokol kesehatan, kesiapan sarana dan prasarana pencegahan virus, hingga standar operasional bagi siswa juga sudah terlaksana. Kesimpulan sementara, semua jenjang pendidikan siap menggelar proses belajar secara langsung sesuai pencegahan COVID-19," kara Arif.
BACA JUGA: Warga DIY Boleh Berwisata Tanpa Harus Menunjukan Surat Tes Covid-19
Dikatakan, pihaknya saat ini tetap masih menunggu apakah simulasi yang dilakukan memiliki dampak terhadap peningkatan COVID-19 atau tidak setelah adanya PTM terbatas.
"Semoga tidak ada dampaknya, namun kami rasa tidak. Karena protokol kesehatan di sekolah sudah diterapkan dengan sangat ketat," katanya.
Lebih dari itu, Arif juga menyatakan pihaknya juga telau menyiapkan manajemen risiko apabila terjadi kasus penularan. Pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan puskemas apabila ada keluhan sakit dari guru maupun guru.
Saat ini, lanjut Arif, Disdikpora juga tengah menunggu tahapan vaksinasi bagi tenaga kependidikan di Kulon Progo. Dia menyatakan, khusus untuk guru jenjang SMA/SMK mayoritas sudah difasilitasi vaksin oleh pemerintah provinsi.
Kemudian untuk guru di jenjang PAUD dan SD hampir seluruhnya sudah mendapatkan vaksinasi tahap pertama. Sementara untuk tenaga pendidik di jenjang SMP sebagian masih belum mendapatkan vaksinasi. Salah satunya di wilayah Kecamatan Wates.
"Harapannya sebelum bulan Juli atau pelaksanaan PTM semua guru di Kulonprogo sudah tervaksin seluruhnya," katanya.
Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulonprogo Baning Rahayujati menyampaikan hingga saat ini, tahapan vaksinasi di Kulonprogo baru mencapai 26,9 persen. Jika dikonversikan menjadi angka, total sudah ada 28.333 orang yang tervaksin dari total 105.298 sasaran vaksinasi.
Baning menerangkan, dari jumlah tersebut untuk capaian vaksinasi bagi tenaga kesehatan sudah mencapai 96,6 persen atau 3.346 orang. Kemudian petugas pelayanan publik telah mencapai 75,9 persen atau 17.773 orang. Lalu vaksinasi bagi lansia sebesar 9,2 persen atau 7.215 orang.
"Terkait dengan pemberian vaksinasi untuk guru, sampai saat ini sudah mencapai sepertiga dari total 10.000 sasaran atau sudah 3.424 orang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.