Pieter Huistra Bicara Rivalitas PSS-PSIM: Sepak Bola Itu Indah
Pieter Huistra menanggapi komitmen suporter PSS-PSIM. Ia menyebut rivalitas wajar, tetapi dukungan kepada tim lebih penting.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Keluhan wisatawan soal harga makanan di Pantai Baru, Parangtritis, viral. Wisatawan terkejut karena harus membayar Rp420.000 untuk sembilan ons bawal, satu kilogram cakalang, satu kilogram udang, lengkap nasi dan minumnya.
Padahal, awalnya wisatawan dan pedagang telah sepakat harga yang kudu dibayarkan hanya Rp190.000 untuk semua hidangan tadi. Akhirnya konsumen membayar sesuai kesepakatan harga di awal.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo menilai persoalan yang terjadi muncul karena miskomunikasi antara penjual dan pembeli. Kwintarto langsung menelusuri duduk persoalan yang terjadi. Namun, jawatannya belum menemukan pedagang yang bersangkutan. "Ini klarifikasi kami belum dapat, karena pemilik warungnya sampai saat ini belum ketemu," tuturnya pada Senin (17/5/2021).
"Menurut saya dari awal komunikasinya yang tidak begitu jelas. Setahu saya bawal itu agak mahal. Terus udangnya saja sekilo saja sudah mahal, kalau di restoran itu kan udang sedikit saja harganya berapa, sedangkan kalau sekilo kan banyak banget. Ini pendangan saya orang awan bukan membela teman-teman [pedagang]. Tetapi menurut saya dari awal yang mungkin miskomunikasi," imbuhnya.
Kwintarto sudah menghubungi Ketua Pokdarwis Pantai Baru untuk meminta keterangan ikhwal keluhan konsumen tersebut. Menurut data yang dihimpun Kwintarto dari Pokdarwis, harga yang dikenakan pedagang kepada konsumen tersebut sangat miring.
"Harga lauknya saja sudah mencapai Rp240.000. Saya enggak tahu apakah itu harga mentah terus kalau digoreng berapa, kalau pakai nasi sama minum berapa. Menurut saya kalau makan dengan porsi segitu [Rp190.000], lauknya saja memang harganya lebih dari itu," ungkapnya.
Harga yang diterapakan kepada konsumen jauh dari harga standar di kawasan tersebut. Secara rinci Kwintarto menyebutkan harga matang bawal hitam mencapai Rp100.000/kg, cakalang matang Rp50.000/kg, dan udang matang Rp100.000/kg. Harga tersebut belum termasuk biaya nasi, lalapan, sambal, dan aneka minuman yang dipesan.
"Belum yang makan berapa orang, nasinya berapa, minumnya berapa, mungkin itu juga belum diperhitungkan kalau menurut saya," katanya.
"Jadi kalau dihitung bawal, udang, cakalang itu Rp240.000. Mungkin itu mentah, kalau dimasak berapa. Tapi rembukannya bahaimana persisnya kan saya belum tahu," lanjutnya.
Kwintarto mewanti-wanti pedagang dan pengunjung wisata untuk melakukan kesepakatan harga yang jelas di awal. Selain itu Kwintarto berharap semua tempat penjualan kuliner mencantumkan harga dagangannya. "Memang harga porsi dengan harga kiloan mungkin berbeda. Harga mentah dengan harga matang mungkin berbeda," ujar Kwintarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menanggapi komitmen suporter PSS-PSIM. Ia menyebut rivalitas wajar, tetapi dukungan kepada tim lebih penting.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Jumat 25 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.