Nanang, Si Kambing Berkaki Tujuh dan Berkelamin Ganda Ini Hebohkan Warga Kulonprogo

Seekor kambing di Panjatan Kulonprogo menarik perhatian khalayak karena memiliki tujuh buah kaki serta dua kelamin - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
18 Mei 2021 13:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Seekor kambing di Kulonprogo menarik perhatian khalayak. Pasalnya, kambing tersebut memiliki tujuh kaki serta dua kelamin. Kambing tersebut milik Sumiyono, 40, seorang warga di Ring 1, Dusun Bugel I, Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo.

Sumiyono mengatakan kambingnya yang berwarna putih tersebut saat ini menginjak usia satu bulan. "Kurang lebih sekarang usianya satu bulan, lahirnya pas pertengahan bulan puasa kemarin. Awalnya saya tidak sadar ya, tapi setelah diperhatikan ternyata ada dua kelaminnya, tapi yang berfungsi hanya yang kelamin jantan," kata Sumiyono pada Selasa (18/5/2021).

Kambing milik Sumiyono yang diberi nama Nanang Samudra ini memang tidak lazim. Kondisinya membuat empunya geleng kepala. Kambing dari induk yang hanya melahirkan dua kambing yakni Nanang dan satu kambing lainnya tersebut memiliki tujuh buah kaki yang tumbuh di tubuh kambing tersebut.

"Empat kaki tumbuh normal dan berfungsi dengan baik. Sedangkan tiga kaki lainnya menempel di bagian belakang tubuh kambing ini. Kambing saya juga memiliki dua kelamin. Jalannya tidak normal. Kondisi kambing saya sehat," kata Sumiyono.

Sebelum Nanang lahir, ia tidak punya firasat akan mempunyai kambing yang banyak mengundang perhatian warga di sekitar rumahnya. Terlebih, induk kambing yang melahirkan Nanang juga tidak menunjukkan tanda-tanda keanehan.

Baca juga: Sehari, 89 Pasien Covid-19 di Bantul Dinyatakan Sembuh

Sumiyono yakin jika Nanang akan tumbuh dengan sehat. Terlebih, Nanang juga menunjukkan tanda-tanda bahwa ia lebih aktif jika dibandingkan dengan kambing seumurannya.

"Bedanya adalah soal asupan makanan bagi si Nanang ya. Saat ini, Nanang masih mengkonsumsi susu dari induknya. Induknya seperti enggan memberikan susu kepada Nanang," kata Sumiyono.

"Berbeda dengan anak-anak kambing lainnya dari indukan yang sama dengan kondisi tubuh normal. Bahkan, tak jarang sang induk seperti hendak menginjak Nanang ketika sedang menyusui," sambung Sumiyono.

Sumiyono tidak berniat untuk menjual kambing miliknya yang beda dari biasanya tersebut. Saat ini, ia masih fokus untuk merawat kambing miliknya tersebut sampai usia dewasa.

"Namun, ketika sudah dewasa nanti ada yang menawar Nanang dan harganya cocok ya akan saya jual. Saat ini, saya masih cinta dengan kambing berkaki tujuh dan punya dua kelamin itu," kata Nanang.

Warga Kepincut

Lebih lanjut, warga di sekitar rumah Nanang yang kepincut akan daya tarik Nanang tak sedikit yang berkunjung ke rumah Sumiyono. Tidak hanya dari warga di sekitar rumahnya, warga dari desa tetangga juga ikut melihat keajaiban yang dimiliki oleh Nanang tersebut.

"Sejak kabar bahwa saya memiliki kambing berkaki tujuh dan punya dua kelamin, sejumlah warga datang ke rumah saya untuk foto-foto dengan kambing saya, bahkan ada yang selfie juga," kata Sumiyono.

Sementara itu, Angelina Pane, Manajer Program dan aktivis Animal Friends Jogja, sebelumnya mengatakan setiap makhluk yang bernyawa berhak mendapatkan kehidupan yang layak. Seperti halnya manusia, hewan yang diternakkan juga berhak untuk bebas bergerak dan hidup sejahtera. Hal ini juga sudah diatur dalam UU No 18/ 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Pasal 6 UU tersebut menyebutkan penetapan dan pengandangan dilakukan dengan sebaik-baiknya sehingga memungkinkan hewan dapat mengekspresikan perilaku alaminya; pemeliharaan, pengamanan, perawatan, dan pengayoman hewan dilakukan dengan sebaik- baiknya sehingga hewan bebas dari rasa lapar dan haus, rasa sakit, penganiayaan dan penyalahgunaan, serta rasa takut dan tertekan," kata Angeline Pane.