99 Bakal Calon Ikuti Pilur Gunungkidul, 3 Kalurahan Seleksi Tambahan
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menyebut belum ada lahan yang terdampak kekeringan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan musim kemarau akan berdampak di sektor pertanian. Meski demikian, hingga sekarang belum ada laporan kerusakan atau lahan kering yang diakibatkan kemarau.
BACA JUGA: Tarik Parkir Rp5.000 untuk Motor, Dua Tukang Parkir di Jogja Didenda Rp500.000
“Saya sudah cek bersama-sama dengan Pak Kadis [Kepala Dinas Pertanian dan Pangan] hasilnya tanaman padi masih dapat tumbuh meski pasokan air mulai berkurang,” katanya, Rabu (19/5/2021).
Menurut dia, upaya mitigasi dilakukan dengan membuat surat edaran yang dibagikan ke kelompok-kelompok tani. Isi edaran ini berisi tentang upaya pemelihraan tanaman dengan memanfaatkan sumber-sumber air yang ada mulai dari sumur air dalam, embung maupun aliran sungai. “Ada bantuan alat mesin pompa. Ini bisa dimaksimalkan untuk pengairan dengan memanfatkan sungai, embung atau sumur bor,” ujarnya.
Selain itu, petani juga diminta segera memanen padi yang sudah memasuki masa panen. “Untuk masa tanam ketiga, kami juga meminta menanam tanaman yang memiliki usia lebih pendek seperti kacang atau kedelai,” katanya.
Jawatannya juga akan terus melakukan pendataan terhadap lahan pertanian yang terkena dampak dari musim kemarau. “Petugas penyuluh lapangan sudah kami instruksikan dan apabila ada kerusakan, petani juga harus segera melaporkannya,” katanya.
Musim kemarau saat ini sudah mulai berdampak terhadap pertanian di masyarakat. Salah satunya terlihat di Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen. Petani menyedot air sungai untuk pengairan tanaman padi yang dimiliki.
BACA JUGA: Kekerasan Jalanan di Sleman Libatkan Ormas, Satu Orang Tewas
“Tanahnya sudah mulai merekah. Sedangkan usia padi baru sekitar dua bulan sehingga belum bisa dipanen,” kata Talip, salah seorang petani di Kalurahan Kampung.
Menurut dia, apabila kondisi ini terus dibiarkan, tanaman padi akan mati. Oleh karenanya, ia memanfaatkan air sungai untuk mempertahankan agar tanaman padi bisa hidup hingga masa panen tiba. “Kami terpaksa karena memang air sudah sulit didapatkan sehingga air sungai disedot untuk mengaliri sawah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditangkap KPK dalam OTT pada Selasa malam. Simak profil, perjalanan karier, serta laporan harta kekayaannya yang mencapai Rp21,
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT ke-18 sepanjang 2026. Penyidik masih mendalami kasus dan memiliki waktu 24 jam menentukan status pihak
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.