KASUS PORNOGRAFI: Divonis 10 Bulan Penjara, Ini Respons Pihak Siskaeee
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Foto ilustrasi: Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Pelaksanaan hari pertama Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) bagi siswa kelas VI jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) yang digelar pada Senin (24/5/2021) diklaim berjalan tanpa kendala berarti. Pelaksanaan ASPD digelar tiga hari yakni Senin (24/5/2021), Selasa (25/5/2021) dan Kamis (27/5/2021).
Kepala Disdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo, mengatakan berdasarkan pantauan yang dilakukan di sejumlah sekolah dasar, protokol pencegahan penularan Covid-19 sudah dilakukan secara disiplin. Serta, ketepatan waktu pelaksanaan ASPD.
"Kesiapan anak-anak juga mayoritas sudah siap. Namun, ini kan masih hari pertama ya. Artinya, terus kita pantau ya pelaksanaan ASPD sekolah dasar ini sampai dengan Kamis (27/5/2021) ya. Hari Rabu (25/5/2021) kan libur. Sekolah saya harapkan konsisten menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19," kata Arif Prastowo pada Senin (24/5/2021).
Baca juga: Diduga Kelelahan, Mahasiswa UNS Meninggal di Kamar Kos
Pelaksanaan ASPD sendiri diikuti sekitar 6.000 kelas VI jenjang sekolah dasar dari 338 sekolah dasar diklaim oleh Arif tidak mengalami kendala yang berarti. Selain sebelumnya sudah melakukan upaya simulasi, pelaksanaan ASPD yang sudah digelar oleh SMP juga menjadi referensi satuan pendidikan tingkat SD dalam melaksanakan ASPD.
"Karena mereka sudah punya hasil simulasi kemarin. Terlebih, yang ikut ASPD ini kan hanya kelas enam SD ya. Bagi sekolah dasar yang siswanya tidak banyak langsung bisa dilakukan dalam satu ruang kelas," kata Arif.
Akan tetapi, Arif memberikan sejumlah catatan bagi sekolah dasar untuk tetap memperhatikan saat siswa menunggu orangtunya di gerbang pintu sekolah. Terlebih, sekolah tersebut berada dekat dengan jalan besar.
Baca juga: Dukung Pengendalian Covid-19, Pehcun akan Diselenggarakan Sederhana
"Antisipasi kerumunan saat siswa menunggu orangtuanya untuk menjemput kami harap menjadi perhatian dari sekolah dasar masing-masing ya. Apalagi sekolah tersebut berada dekat dengan jalan besar ya. Meskipun, di dalam sekolah itu siswa sudah tertib saat di dalam sekolah," kata Arif.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Sekolah SD Conegaran yang berada di kapanewon Wates, Sugiyah, mengatakan pelaksanaan ASPD di sekolahnya berjalan lancar. Siswa kelas enam yang berjumlah sebanyak 24 anak bisa masuk semua.
"Penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19 sangat ketat dan anak tidak terbebani dengan masalah protokol Covid-19. Tidak ada kendala berarti," kata Sugiyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.