Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, Ini Kata Pemerintah
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada triwulan II 2026. Pemerintah menyebut pertumbuhan makin berkualitas karena kemiskinan dan pengangguran turun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Program vaksinasi COVID-19 untuk warga Kota Yogyakarta terus bergulir dan kini mulai menyasar warga pra-lanjut usia atau berusia lebih dari 50 tahun, sembari menuntaskan pemberian vaksinasi untuk warga lanjut usia berusia lebih dari 60 tahun.
“Sudah ada aturan dari Kementerian Kesehatan. Tentunya, akan kami ikuti. Kelompok umur pra-lanjut usia (lansia) bisa melakukan vaksinasi COVID-19 di fasilitas kesehatan,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, kebijakan vaksinasi bagi warga pra-lansia juga tetap mengacu pada aturan untuk vaksinasi bagi warga lansia, yaitu seorang pengantar yang membawa dua warga pra-lansia bisa mengakses vaksin.
Warga pra-lansia bisa langsung datang ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat satu, seperti puskesmas untuk mendaftar terlebih dulu baru kemudian mendapat jadwal vaksinasi.
Pendaftaran tersebut juga dilakukan sebagai upaya untuk mengatur jumlah warga yang datang melakukan vaksinasi agar tidak terjadi penumpukan atau antrean di puskesmas atau fasilitas kesehatan lain.
Hingga saat ini, sudah ada 112.287 warga di Kota Yogyakarta yang mendapat suntikan vaksin dosis pertama, dan 95.060 orang di antaranya sudah mendapat vaksinasi dosis lengkap.
“Kebijakan untuk melakukan vaksinasi bagi warga pra-lansia tentu akan mempercepat capaian vaksinasi di Kota Yogyakarta. Sebelumnya pun, sudah banyak warga berusia 58 atau 59 tahun yang bertanya kapan akan memperoleh vaksin,” kata Heroe yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan cukup senang dengan capaian vaksinasi COVID-19 di Yogyakarta dan berharap warga lansia maupun pra lansia untuk segera datang ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan vaksin.
“Saya minta camat dan lurah mengecek kondisi di wilayah masing-masing. Tanyakan siapa saja lansia yang belum dapat vaksin. Jangan tanya siapa yang sudah divaksin, tetapi tanya siapa yang belum divaksin,” katanya.
Ia pun mendorong pihak swasta untuk berpartisipasi mempercepat capaian vaksinasi di Kota Yogyakarta, salah satunya menyediakan tempat untuk vaksinasi massal.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan, meski sudah dibuka kesempatan vaksinasi untuk warga pra-lansia, namun prioritas vaksinasi tetap dilakukan kepada warga lansia.
“Harapannya, vaksinasi untuk lansia berusia lebih dari 60 tahun bisa selesai Juni. Kami upayakan secepatnya bisa selesai,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi Daerah Lansia Kota Yogyakarta Tri Kirana Muslidatun mengatakan jumlah warga lansia berusia lebih dari 60 tahun di Kota Yogyakarta yang sudah divaksin mencapai sekitar 60 persen.“Untuk percepatan, maka kami melalui kelompok lansia atau posyandu lansia terus menyisir lansia di wilayah agar segera divaksin,” katanya.
Bagi pendamping lansia yang rata-rata berusia 50 tahun, juga diminta membawa lansia di wilayahnya apabila mereka mengakses vaksin.
“Lansia terkadang tidak bisa mengakses vaksin karena tidak ada yang mengantar. Makanya, pendamping lansia yang akan vaksin harus bisa membawa lansia yang belum divaksin,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada triwulan II 2026. Pemerintah menyebut pertumbuhan makin berkualitas karena kemiskinan dan pengangguran turun.
NTP Juli 2026 mencapai 127,84, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Mentan Amran menyebut reformasi pertanian mulai meningkatkan kesejahteraan petani.
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
Gempa M7,4 guncang Kolombia, 132 tewas dan 570 luka. 86 bangunan runtuh, 7 bandara lumpuh. Presiden de la Espriella tetapkan status darurat nasional.
Yaqut Cholil menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji. KPK akan mengurai konstruksi perkara dan potensi kerugian Rp622 miliar.
YouTube Shorts kini bisa menghasilkan uang. Simak syarat monetisasi 2026: 1.000 subscriber, 10 juta views 90 hari, dan hindari 7 jenis konten terlarang