Grand Zuri Malioboro Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan
Grand Zuri Malioboro Yogyakarta menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026.
Dinas Pariwisata Kota Jogja Kembali menghadirkan acara Pentas Kawasan secara virtual dengan menyajikan potensi pariwisata di wilayah Kemantren Kotagede./Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pariwisata Kota Jogja Kembali menghadirkan acara Pentas Kawasan secara virtual dengan
menyajikan potensi pariwisata di wilayah Kemantren Kotagede. Sebagai atraksi wisata, kali ini Pentas Kawasan mengangkat tema “Suara Cahaya” yang berarti setiap gerak kehidupan di wilayah Kemantren Kotagede memiliki makna.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko, mengatakan ciri khas yang dimiliki Kemantren Kotagede ialah eksotisme bangunan heritage serta keberadaan rumah-rumah tradisional yang hingga kini keasliannya masih dipertahankan, dijaga, dan dilestarikan.
“Selain itu Kemantren Kotagede juga kaya akan keberadaan para pengrajin khususnya pengrajin perak yang kemudian mampu menjadi
daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” ungkap Wahyu. “Sekaligus sebagai industri di sektor pariwisata yang mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Pentas Kawasan sendiri merupakan atraksi seni budaya yang hadir tidak sekedar sebagai hiburan bagi masyarakat, namun juga sebagai ajang untuk menggali potensi seni budaya serta destinasi wisata yang ada di setiap Kemantren di wilayah Kota Jogja.
“Dinas Pariwisata Kota Jogja senantiasa mendorong eksistensi industri pariwisata di setiap Kemantren, khususnya di tengah Pandemi Covid-19 saat ini salah satunya lewat acara Pentas Kawasan yang digelar secara virtual dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Wahyu.
Sementara itu, Creative Director Pentas Kawasan, Ibnu Prabowo mengatakan tema “Suara Cahaya” secara visual dikuatkan dengan permainan tata cahaya panggung serta sajian pementasan seni yang merupakan hasil kolaborasi antara seni tradisional dan modern.
“Kemudian untuk menyajikan destinasi serta potensi pariwisata di wilayah Kemantren Kotagede, konsep short movie dihadirkan dengan narasi-narasi yang juga akan membawa audience untuk menyelami makna dari tema itu sendiri,” kata Ibnu.
Short movie diperankan oleh aktor kawakan Kota Yogyakarta, Susilo Nugroho (Den Baguse Ngarso) dan talenta muda berbakat Blasia Tyas Unadika yang berperan sebagai Sinar. Sedangkan pementasan menghadirkan perpaduan musik elektronik lewat penampilan DJ Ari WVLV dan tarian tradisional, Dara Squad. Kemudian perpaduan musik gamelan dan lagu pop lewat penampilan Gamelantic. Tak ketinggalan penampilan tari klasik dari Sanggar Sekar Beksa.
Pentas Kawasan #2 akan tayang perdana pada tanggal 21 Juni 2021 mulai pukul 16:30 WIB di kanal youtube Pemerintah Kota Yogyakarta dan Dinas Pariwisata Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Grand Zuri Malioboro Yogyakarta menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026.
Nagita Slavina dikabarkan menjadi Presiden Persikad Depok. Langkah ini membuka peluang duel menarik melawan RANS Nusantara milik Raffi Ahmad di Championship.
Kenaikan harga Pertamax memaksa Damkar Kulonprogo membatasi evakuasi sarang tawon dan edukasi sekolah demi menghemat biaya operasional armada.
Kiper 40 tahun Vozinha bikin Spanyol gigit jari di Piala Dunia 2026. Debutan Tanjung Verde tahan imbang 0-0. Simak kisah harunya.
Program Mas JOS telah menjangkau 45 kelurahan di Kota Jogja. Warga diajak memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya.
Tiwi/Fadia melaju ke 16 besar Macau Open 2026 usai menang telak atas wakil India. Leo/Daniel juga lolos setelah lawan mundur.