Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pendidikan Sleman telah mrencanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai pada tahun ajaran baru, Juli mendatang, Dinas Pendidikan Sleman memastikan tetap akan mengacu pada zonasi risiko Covid-19 dan izin Gubernur DIY untuk melaksanakan PTM.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, menuturkan saat ini persiapan untuk PTM di setiap sekolah terus berjalan, meski tetap melihat perkembangan situasi pandemi Covid-19. “Kalau kondisinya zona merah dan tidak memungkinkan tatap muka ya kami pending,” ujarnya, Kamis (17/6/2021).
BACA JUGA : Saat Sleman Zona Merah, Wajib WFH 75 Persen
Ia menjelaskan onasi risiko yang dilihat adalah per wilayah, sehingga dimulainya PTM bisa berbeda-beda waktunya di setiap sekolah, tergantung zonasi risiko di wilayahnya masing-masing. “Misalkan wilayah itu penyebarannya kecil dan zona hijau, dipersilakan [melaksanakan PTM],” katanya.
Di samping itu, pihaknya juga tetap menunggu izin dari Gubernur DIY untuk memulai PTM. Selama Gubernur DIY belum mengizinkan, maka Dinas Pendidikan Sleman juga belum akan memulai PTM. “Tetep nunggu itu, kalau belum diizinkan ya kami pending dulu,” ungkapnya.
BACA JUGA : Uji Coba PTM: Siswa dari Zona Merah & Oranye Tidak Boleh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Afriana, warga Klaten yang bekerja di Jepang, rela menempuh perjalanan lima jam untuk mendukung atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
PM2.5 Palembang mencapai 903,6 µg/m³ dan masuk kategori sangat berbahaya. BMKG meminta warga membatasi aktivitas di luar rumah.
Wisata buatan Gunungkidul bakal bertambah. Tiga investor menyiapkan proyek di Kelok 23, Pantai Baron, dan Patuk.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.
BGN mengakhiri moratorium aktivasi dapur dan mengaktifkan 480 SPPG. Total SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 unit.