Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Seorang siswa sedang mencuci tangan sebelum masuk sekolah dalam uji coba Pembelajaran Tatap Muka, Senin (19/4/2021). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo.
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY menilai pembelajaran tatap muka (PTM) di hari pertama masa pandemi Covid-19 dinilai lancar dan sesuai protokol kesehatan.
Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya mengatakan jika dilihat dari sisi kesiapan protokol kesehatan sudah cukup bagus. Hal itu terlihat dari kesiapan alat pelindung diri (APD) di sekolah, penataan ruangan, jalur keluar dan masuk kelas yang dipisah, penataan jarak dalam kelas sudah dilakukan, kemudian juga disediakan tempat cuci tangan, ditambah lagi guru-guru juga sudah dilakukan vaksinasi dosis kedua sehingga imunitas sudah terbentuk.
BACA JUGA : Gantikan SMAN 9 Jogja, Percontohan PTM SMAN 6 Ditunda karena Belum Selesai Vaksin
“Semoga uji percontohan ini berjalan baik, nanti segera diikuti sekolah lain, sehingga semua sekolah di DIY dengan adaptasi kebiasaan baru pembelajaran tatap muka terbatas bisa dilakukan sama-sama,” kata Didik, Senin (19/4/2021).
Ada 10 sekolah yang menjadi uji percontohan pembelaja tatap muka. Namun satu sekolah batal karena guru dan tenaga kependidikannya baru selesai menjalani vaksinasi dosisi kedua, beberapa hari lalu atau belum sampai 28 hari sesuai yang dianjurkan untuk membentuk kekebalan tubuh.
Satu sekolah yang batal PTM tersebut adalah SMAN 6 Jogja. Sementara sembilan sekolah lainnya yang menggelar PTM adalah SMAN 1 Pajangan Bantul, SMAN 1 Gamping Sleman, SMKN 1 Wonosari Gunungkidul, SMKN 1 Jogja, SMAN 1 Sentolo Kulonprogo, SMAN 2 Playen Gunungkidul, SMKN 1 Pengasih Kulonprogo, SMKN 1 Bantul, dan SMKN 1 Depok Sleman.
BACA JUGA : SD & SMP di Sleman Pasti Dibuka Juli Tanpa Uji Coba
Didik mengatakan setelah uji percontohan sukses di sembilan sekolah tersebut maka akan diikuti sekolah lainnya yang sudah siap dengan protokol kesehatan, bahkan bukan hanya sekolah menengan tingkat atas dan sederajat, namun juga sekolah dasar dan sekolah (SD) menengah pertama (SMP) yang dikelola pemerintah kabupaten dan kota.
“Sehingga ke depan tahun ajaran baru [PTM] bisa dilakukan semua sekolah, hal ini bisa dilakukan jenjang dibawahnya khususnya sekolah yang sudah siap uji percontohan semacam ini,” ujar Didik.
Lebih lanjut Didik mengatakan uji percontohan PTM di sembilan sekolah akan dievaluasi sepekan sekali atau paling tidak dua minggu. Jika hasilnya bagus, artinya tidak terjadi penularan Covid-19 dari klaster sekolah yang menyelenggarakan PTM dan penerapan prokes berjalan baik akan diikuti sekolah lainnya.
Dia berharap dengan uji percontohan PTM itu bisa terjadi adaptasi kebiasaan baru penerapan protokol kesehatan selama PTM yang dilakukan siswa di dalam sekolah maupun di luar sekolah, “Kita tidak perlu dirundung ketakutan terhadap Covid-19 tapi kita cegah dengan adaptasi kebisaan baru sehingga proses KBM [kegiatan belajar mengajar] bisa terus berjalan,” ujar Didik.
BACA JUGA : PTM Hari Pertama di SMKN 1 Jogja Terpantau Lancar
Jika nantinya terjadi penularan Covid-19 di salah satu sekolah, kata Didik, maka pihak sekolah harus menghentikan sementara terlebih dahulu PTM sambil berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat sekolah untuk penanganannya.
Dia memastikan setiap sekolah yang menggelar PTM sudah membentuk Satgas Covid-19. Salah satu tugasnya mendata siswa yang sudah memungkinkan masuk sekolah dan tinggal di daerah mana, termasuk mengontrol prokes. Pendataan juga sampai ke tempat tinggal guru berasal dari zona mana saja. “Kalau [tempat tinggalnya] masuk zona merah atau oranye tidak masuk dulu tapi tetap jarak jauh,” kata Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.