Kerangka di Sungai Bedog Bantul Teridentifikasi, Ini Sosoknya
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
Damri./ damri.co.id
Harianjogja.com, BANTUL—Di tengah banyaknya pilihan transportasi mudik, bus DAMRI tetap menjadi andalan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena harga terjangkau dan layanan yang nyaman.
Tingginya minat ini terlihat dari sejumlah penumpang yang masih setia menggunakan angkutan darat tersebut untuk pulang ke kampung halaman.
Salah satunya Hendra, perantau yang bekerja di Jakarta Selatan. Ia mengaku telah beberapa kali memilih DAMRI sebagai moda transportasi utama saat mudik.
Menurutnya, kualitas fasilitas yang disediakan menjadi faktor utama. Ia menilai kondisi armada tetap terjaga dan memberikan kenyamanan bagi penumpang.
“Fasilitas di setiap bus juga dari mulai pendingin, kursi, dan yang lain sudah sangat bagus. Kru armada juga sangat baik dalam melayani setiap penumpang,” ujarnya di Stasiun DAMRI Yogyakarta, Senin (16/3/2026).
Selain kenyamanan, aspek harga juga menjadi pertimbangan penting. Hendra menilai tarif tiket DAMRI masih relatif terjangkau dibandingkan moda transportasi lain.
“Harganya relatif terjangkau jika dibandingkan dengan moda transportasi yang lain. Harapannya harga tiketnya bisa dipertahankan,” katanya.
Pengalaman positif juga dirasakan penumpang lain, Dika. Ia mengaku baru pertama kali menggunakan layanan DAMRI setelah mengikuti program mudik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Meski baru pertama mencoba, ia mengaku puas dengan pelayanan dan kondisi armada yang digunakan.
“Baru pertama kali ini (naik bus DAMRI). Dan impresi pertama saya cukup bagus dari segi pelayanan dan armadanya,” ujarnya.
Sementara itu, Manajer Usaha Cabang Stasiun DAMRI Yogyakarta, Rendy Febrianto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan penumpang selama periode mudik dan arus balik.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penambahan armada bus secara bertahap untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan perjalanan.
Ia juga mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang sebenarnya sudah mulai terasa sejak akhir pekan lalu. Beberapa rute bahkan menunjukkan peningkatan signifikan, terutama perjalanan menuju luar Pulau Jawa.
“Kenaikannya itu ada di beberapa rute. Seperti arah Lampung, itu kemarin ada kenaikan 15 persen dari hari biasa. Untuk hari ini bahkan bisa sekitar 20 persen. Selain itu ada rute Yogyakarta-Bandung yang juga cukup banyak peminat,” jelasnya.
Dengan tren peningkatan tersebut, DAMRI diperkirakan akan terus menjadi pilihan utama masyarakat yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi biaya selama musim mudik tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.