Lansia di Ngawen Gunungkidul Tewas Terbakar Saat Membakar Sampah
Lansia asal Ngawen, Gunungkidul, tewas terbakar saat membakar sampah. Hingga September 2026 tercatat 154 kasus kebakaran.
Sejumlah wisatawan bermain kano di kawasan Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, belum lama ini. - Harian Jogja/David Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lonjakan wisatawan saat libur Lebaran diperkirakan akan terkonsentrasi di tiga kawasan unggulan di Gunungkidul. Kepadatan pengunjung diprediksi terjadi di sejumlah titik favorit yang kini menjadi magnet baru bagi pelancong.
Tiga destinasi tersebut berada di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari; kawasan Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang; serta Bukit Paralayang Watugupit di Kapanewon Purwosari. Ketiganya saat ini mencatat tren kunjungan paling tinggi.
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan ketiga lokasi tersebut menjadi tujuan utama wisatawan karena memiliki daya tarik beragam dalam satu kawasan.
“Tiga destinasi ini menjadi daya tarik utama untuk saat sekarang karena banyak datang ke sini,” kata Hary, Selasa (17/3/2026).
Di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, wisatawan dapat menikmati wahana seperti On The Rock dan Drini Park, serta aktivitas air seperti kano dan snorkeling.
Sementara itu, kawasan Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang menawarkan berbagai spot wisata modern, mulai dari Teras Kaca, HeHa Ocean View hingga Gesing Wonderland.
Adapun di Bukit Paralayang Watugupit di Kapanewon Purwosari, pengunjung dapat menikmati panorama dari ketinggian serta destinasi seperti Obelix Sea View yang kini kian populer.
Untuk mengantisipasi kepadatan saat libur Lebaran, koordinasi lintas instansi telah dilakukan. Pengaturan lalu lintas disiapkan agar mobilitas wisatawan tetap lancar dan aman.
“Harus diantisipasi agar tidak terjadi kemacetan agar para pengunjung bisa tetap aman dan nyaman,” ujar Hary.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Nanang Putranto, menambahkan persiapan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Perhubungan, Polres Gunungkidul, BPBD, Satlinmas Rescue Istimewa hingga kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
“Persiapan ini jadi bagian agar pelaksanaan libur Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Nanang.
Selama periode libur Lebaran di Gunungkidul yang berlangsung lima hari mulai 20 hingga 25 Maret 2026, jumlah kunjungan ditargetkan mencapai 93.191 wisatawan.
Target tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang menembus lebih dari 100.000 pengunjung. Penyesuaian dilakukan karena durasi libur tahun ini lebih singkat. “Kami optimistis bisa memenuhi target ini,” ujarnya.
Selain itu, sektor pariwisata diharapkan mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1.701.128.700 dari retribusi masuk kawasan wisata.
“Tambahan ini tentunya juga sebagai upaya mencapai target PAD wisata yang dibebankan di 2026,” kata Nanang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia asal Ngawen, Gunungkidul, tewas terbakar saat membakar sampah. Hingga September 2026 tercatat 154 kasus kebakaran.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.