Advertisement
3 Titik Wisata di Gunungkidul Ini Diprediksi Paling Padat Saat Lebaran
Sejumlah wisatawan bermain kano di kawasan Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, belum lama ini. - Harian Jogja - David Kurniawan\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lonjakan wisatawan saat libur Lebaran diperkirakan akan terkonsentrasi di tiga kawasan unggulan di Gunungkidul. Kepadatan pengunjung diprediksi terjadi di sejumlah titik favorit yang kini menjadi magnet baru bagi pelancong.
Tiga destinasi tersebut berada di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari; kawasan Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang; serta Bukit Paralayang Watugupit di Kapanewon Purwosari. Ketiganya saat ini mencatat tren kunjungan paling tinggi.
Advertisement
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan ketiga lokasi tersebut menjadi tujuan utama wisatawan karena memiliki daya tarik beragam dalam satu kawasan.
“Tiga destinasi ini menjadi daya tarik utama untuk saat sekarang karena banyak datang ke sini,” kata Hary, Selasa (17/3/2026).
BACA JUGA
Di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, wisatawan dapat menikmati wahana seperti On The Rock dan Drini Park, serta aktivitas air seperti kano dan snorkeling.
Sementara itu, kawasan Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang menawarkan berbagai spot wisata modern, mulai dari Teras Kaca, HeHa Ocean View hingga Gesing Wonderland.
Adapun di Bukit Paralayang Watugupit di Kapanewon Purwosari, pengunjung dapat menikmati panorama dari ketinggian serta destinasi seperti Obelix Sea View yang kini kian populer.
Untuk mengantisipasi kepadatan saat libur Lebaran, koordinasi lintas instansi telah dilakukan. Pengaturan lalu lintas disiapkan agar mobilitas wisatawan tetap lancar dan aman.
“Harus diantisipasi agar tidak terjadi kemacetan agar para pengunjung bisa tetap aman dan nyaman,” ujar Hary.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Nanang Putranto, menambahkan persiapan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Perhubungan, Polres Gunungkidul, BPBD, Satlinmas Rescue Istimewa hingga kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
“Persiapan ini jadi bagian agar pelaksanaan libur Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Nanang.
Selama periode libur Lebaran di Gunungkidul yang berlangsung lima hari mulai 20 hingga 25 Maret 2026, jumlah kunjungan ditargetkan mencapai 93.191 wisatawan.
Target tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang menembus lebih dari 100.000 pengunjung. Penyesuaian dilakukan karena durasi libur tahun ini lebih singkat. “Kami optimistis bisa memenuhi target ini,” ujarnya.
Selain itu, sektor pariwisata diharapkan mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1.701.128.700 dari retribusi masuk kawasan wisata.
“Tambahan ini tentunya juga sebagai upaya mencapai target PAD wisata yang dibebankan di 2026,” kata Nanang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







