Advertisement

Penumpukan Pasien Covid di IGD, RSUD Sleman Belum Bisa Terima Pasien

Abdul Hamied Razak
Sabtu, 26 Juni 2021 - 19:27 WIB
Budi Cahyana
Penumpukan Pasien Covid di IGD, RSUD Sleman Belum Bisa Terima Pasien Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - RSUD Sleman tidak menerima tambahan pasien untuk perawatan di instalasi gawat darurat (IGD) menyusul penumpukan pasien Covid-19 di rumah sakit pelat merah itu. Pengelola rumah sakit menempelkan pengumuman tersebut di depan pintu IGD. 

Sayangnya, Direktur RSUD Sleman Cahya Purnama saat dikonfirmasi Harian Jogja enggan memberikan keterangan terkait adanya penumpukan pasien di IGD. Ini bukan pertama kali media berupaya mengkonfirmasi kondisi rumah sakit itu. 

Advertisement

Selama penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19, Cahya hanya bungkam. Termasuk ketika Kepala IGD RSUD Sleman almarhum Hendrawan Triwibowo meninggal dunia pada 13 Mei lalu. Cahya sama sekali tidak merespons konfirmasi yang dilakukan media.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengakui penumpukan pasien Covid. Namun, ia menilai pengumuman yang hanya ditempel di papan parkir termasuk kontroversial. 

"Klarifikasi saya memang bangsal Covid di RSUD Sleman penuh termasuk IGD-nya. Sama seperti RS lain di DIY. Hanya pengumuman itu memang yang kontroversial. Semoga mulai hari ini sudah dilepas," ujar Joko.

Berdasarkan data Dinkes Sleman, tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di rumah-rumah sakit rujukan penuh. RSUD Prambanan misalnya, dari 24 bed yang disediakan sudah penuh. Begitu juga dengan RS Bhayangkara (32 bed), Panti Rini (10 bed), RS PDHI (24 bed), dan RS Mitra Paramedika (15 bed). 

Sejumlah rumah sakit masih menyediakan bed, seperti RS Panti Nugroho dari 14 bed tersisa 2 bed, RS Atturost dari 6 bed tersisa 1 bed, RS UAD dari 11 bed tersisa 5 bed. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pemerintah Siapkan Aturan Rantai Pasok Lokal untuk MBG

Pemerintah Siapkan Aturan Rantai Pasok Lokal untuk MBG

News
| Minggu, 26 April 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement