Gegara Cekcok di Jalanan, Warga Klaten Tewas Ditusuk di Ngemplak Sleman

Ilustrasi. - Freepik
27 Juni 2021 17:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kejahatan jalanan kembali telan korban. Kali ini seorang pria warga Klaten, Jawa Tengah, harus meregang nyawanya setelah ditusuk oleh orang tak dikenal di wilayah Ngemplak, Sleman Sabtu (26/6/2021) lalu. sampai saat ini polisi masih memburu pelaku.

Kapolsek ngemplak, AKP M. Endar Isnianto, menjelaskan korban Bernama Supriyanto, pria 23 tahun warga Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah. Saat kejadian tersebut, korban bersama seorang temannya sedang dalam perjalanan ke Pemancingan Kadisoka.

Namun sayang rencananya berujung petaka. Tidak jadi memancing, korban justru mengalami luka parah di bagian perut akibat tusukan hingga membuatnya meninggal dunia. "Satu jam kemudian [setelah penusukan] korban meninggal di RSU Mitra Paramedika,” ujarnya, Minggu (27/6/2021).

Ia menuturkan kejadian bermula ketika korban berboncengan dengan seorang temannya, hendak memancing di Pemancingan Kadisoka, Kapanewon Kalasan, sekira pukul 10.00 WIB. Saat sampai di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan pelaku.

Pelaku juga berboncengan dengan seorang temannya, menggunakan motor Honda Mio J hitam. Di lokasi tersebut, pelaku dari timur hendak berbelok ke utara. Namun saat membelok, motornya hampir menabrak motor yang dikendarai korban dan temannya.

Saat itu lah, teman korban yang kaget, secara spontan meneriaki pelaku dengan kata ‘hoe hoe hoe’. Teriakan ini ternyata direspons oleh pelaku. Ia bersama temannya kemudian memutar balik laju kendaraannya dan mengejar korban bersama rekannya.

Pengejaran berhenti di simpang empat Koroulon, Kalurahan Bimomartani, Ngemplak. Di simpang empat ini sempat terjadi keributan. Pelaku yang posisinya membonceng tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam sejenis pisau.

BACA JUGA: 9 Perkantoran di Kulonprogo Jadi Tempat Penularan Covid-19

Korban pun terkena tusukan di bagian perut. Setelah menusuk korbannya, pelaku dan temannya melarikan diri ke arah barat. korban sempat dibawa ke RSU Mitra Paramedika untuk perawatan, namun nyawanya tak tertolong, hingga ia menghembuskan napas terakhirnya satu jam setelah kejadian.

Berdasarkan ciri-ciri yang sudah didapatkan dari keterangan para saksi, saat ini polisi masih memburu pelaku penusukan. “Atas peristiwa itu, kami sedang mengejar para pelaku. Semoga dalam waktu dekat dapat kami amankan," ungkapnya.