Hari Pertama PPKM Darurat, Kios Pakaian Pasar Beringharjo Masih Buka

Kios pakaian di Pasar Beringharjo, Kota Jogja saat pemberlakuan PPKM Darurat pada Sabtu (3/7/2021). - Harian Jogja/Sunartono
03 Juli 2021 17:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah kios yang menjual barang dagangan non-pangan di Pasar Beringharjo masih buka pada penerapan PPKM Darurat hari pertama, Sabtu (3/7/2021). 

Los pakaian di sisi paling barat Pasar Beringharjo selama ini menjadi primadona wisatawan yang ingin berburu pakaian terutama batik. Berdasarkan pantauan Harian Jogja, Sabtu sore, beberapa kios di kawasan ini masih tampak buka, namun sekitar pukul 15.15 WIB para penjaga kios mulai mengemasi barang dagangan mereka meski waktu tutup pada hari normal sampai pukul 16.00 WIB. Meski ada yang buka, tidak sedikit kios di los ini tutup sejak pagi.

BACA JUGA: Polemik Penghargaan untuk "Ikatan Cinta" dari Pemerintah, Pengamat: Lukai Masyarakat

Sejumlah pintu masuk pasar ini tak terbuka di berbagai arah mata angin seperti biasanya. Pintu-pintu kecil di sisi utara dan selatan tampak tertutup. Akses masuk hanya berada di sisi barat sebagai pintu utama dan sisi timur. Kedua pintu tidak dibuka seluruhnya, melainkan hanya separuh. Sementara, kios yang menjual bahan pangan atau berada di sisi timur serta lantai atas secara umum masih berjalan seperti biasa.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengakui masih ada beberapa pedagang pakaian di Pasar Beringharjo masih nekat buka pada hari pertama penerapan PPKM Darurat. Namun petugas sudah mengingatkan mereka untuk segera tutup.

"Masih ditemui beberapa pedagang pakaian dan bukan [pedagang] keperluan sehari-hari, yang jualan. Tetapi kemudian mereka menutup juga," kata Heroe, Sabtu (3/7/2021).

Heroe menilai hal itu masih wajar karena kemungkinan masih ada beberapa pedagang yang belum mengetahui aturannya secara detail. Proses sosialisasi terus dilakukan oleh petugas.

"Hari pertama memang masih ada yang belum tahu aturan secara detail. Tetapi kemudian mereka akhirnya patuh dengan ketentuan tersebut," katanya.