Bournemouth vs Leeds: The Cherries Bidik Kemenangan Keenam Beruntun
Bournemouth menjamu Leeds United pada pekan kesembilan Liga Inggris. Simak jadwal, kondisi tim, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua klub.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Warga Dusun Secang, Seloharjo, Pundong, Bantul dibuat gempar, Sabtu (3/7/2021) pagi.
Mayat perempuan, Tijem, 65, warga Kampung Sambirejo, Bobok Tempel, Seloharjo, Pundong, Bantul, ditemukan di Sungai Opak.
Kapolsek Pundong AKP Yosephine Iswantari mengatakan mayat Tijem kali pertama ditemukan oleh Baryadi dan Rudiantara. Kedua pemancing tersebut mendapati benda mengapung di aliran Sungai Opak, Dusun Secang, Seloharjo, Pundong, Sabtu (3/7/) pagi. Setelah mendekat, mereka ternyata melihat mayat perempuan telungkup.
"Keduanya pun langsung melaporkan penemuan tersebut ke warga. Dan warga menghubungi kami," kata Kapolsek.
Mayat tersebut adalah Tijem, 65, warga Kampung Sambirejo, Bobok Tempel, Seloharjo, Pundong, Bantul. Kapolsek menyebut dari hasil pemeriksaan, tidak diketemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban.
"Diduga korban meninggal dunia karena tenggelam dan diperkirakan meninggal sudah sekitar 4 jam setelah ditemukan. Keluarga sudah datang dan mengambilnya untuk segera dimakamkan," kata Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bournemouth menjamu Leeds United pada pekan kesembilan Liga Inggris. Simak jadwal, kondisi tim, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua klub.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.
Binance dikabarkan kehilangan aset kripto senilai US$6,3 miliar akibat peretasan. Sebagian dana disebut telah dibekukan, sementara penyelidikan berlangsung.
Giorgio Chiellini pernah mengkritik Mario Balotelli dan Felipe Melo dalam autobiografinya. Pernyataannya memicu kontroversi hingga berujung permintaan maaf.