Ketua Banggar DPR Pastikan TKD 2027 Naik, Bukan Dipangkas
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah 417 kasus sehingga total selama pandemi sebanyak 11.320 kasus.
"Data kasus COVID-19 per 11 Juli 2021, ada penambahan positif sebanyak 417, di mana dari hasil tes usap PCR 155 kasus dan tes antigen 262 kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulonprogo, Ahad (11/7/2021).
Ia mengakui tingginya kasus sejak pertengahan Juni hingga saat ini disebabkan hasil penelusuran terhadap kluster baru dan kontak erat terkonfirmasi COVID-19. Khusus penambahan kasus positif sejak awal Juli di atas 200 kasus per hari, disebabkan kasus pada dua hingga empat pekan sebelumnya.
Dampak intervensi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli, kata dia, belum dapat dirasakan saat ini, melainkan setelah dua pekan kemudian.
"Bisa dilihat dampaknya setelah 2-4 pekan setelah diberlakukan PPKM Darurat, karena masa inkubasi antara 2-14 hari," kata Baning.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, tingkat keterisian bangsal isolasi Rumah Sakit Rujukan COVID-19 Kulon Progo mencapai 82,5 persen, namun tingkat keterisian tempat tidur dengan antrean di Instalasi Gawat Darurat (IGD) mencapai 107,6 persen.
Adapun rincian tingkat keterisian tempat tidur Rumah Sakit Rujukan COVID-19 Kulon Progo, yakni RSUD Wates dengan 40 tempat tidur yang terdiri dari enam bed critical terisi empat tempat tidur, 34 bed non critical terisi 28 tempat tidur, namun antrean di IGD sebanyak 13 pasien.
BACA JUGA: Kimia Farma Jual Vaksin Gotong Royong untuk Individu, Faisal Basri Sebut Biadab
Kemudian, RSUD Nyi Ageng Serang sebanyak 24 tempat tidur, terisi 23 tempat tidur, dan antrean di IGD sebanyak delapan pasien. Selanjutnya, di tujuh rumah sakit swasta yang menangani pasien terkonfirmasi COVID-19, sebanyak 28 tempat tidur terisi 20 tempat tidur, dan antrean di IGD sebanyak tiga pasien.
"Berdasarkan informasi Dinas Kesehatan dan RSUD Wates, saat ini masih diupayakan penambahan tempat tidur untuk pasien terkonfirmasi COVID-19," katanya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
JadePuffer menjadi ransomware berbasis AI pertama yang mampu menjalankan serangan siber secara mandiri dan adaptif tanpa banyak campur tangan manusia.
Bupati Bantul akan memanggil manajemen RSGM untuk membahas tunggakan gaji 36 eks pekerja yang belum dibayarkan selama empat bulan.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.
Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dan melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2026.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.