Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan gelar Pray From Home pada Senin (19/7/2021) pukul 10.00 WIB. Doa bersama ini akan berlangsung secara daring melalui youtube Pemkot Jogja.
Menurut Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kota Jogja, Noor Imanah, segala lapisan masyarakat dari pemerintahan di lingkungan Balai Kota Jogja, Kemantren, Kelurahan, sampai masyarakat di tingkat Rukun Tetangga akan turut berpartisipasi. Para guru yang ada di sekolah juga akan turut mengikuti acara ini.
“Kami harapkan masyarakat Kota Jogja dapat mengikuti doa ini, untuk mohon kekuatan agar para pemimpin, tenaga kesehatan, dan masyarakat Kota Jogja yang terus berjuang menangani pendemi ini diberi kekuatan. Mudah-mudahan yang terpapar disembuhkan. Bagi yang sudah meninggal dunia semoga arwahnya diterima oleh Allah,” kata Imanah dalam jumpa pers di Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Jogja, Jumat (16/7/2021).
Baca juga: Menkeu Bakal Lakukan Jalan Pintas untuk Menyerap Banyak BLT
Pemilihan tanggal 19 Juli 2021 juga bertepatan dengan hari Puasa Arafah. Imanah menganggap ini waktu yang baik dan tepat untuk berdoa.
“Walaupun demikian, kami di Kementerian Agama ada kegiatan [doa] rutin sepekan sekali, untuk memohon kekuatan kepada Allah SWT agar diberi kekuatan kepada pemimpin, tenaga kesehatan, dan masyarkat yang berjibaku menghalau Covid-19,” katanya.
Doa bersama agar dipimpin oleh pemuka setiap agama. Dari Islam ada K.H. Solehudin Mansyur, Katolik oleh Romo FX. Alip Suwito, dari Kristen ada Pendeta Yosep Krisetyo Nugroho, Hindu oleh Dewa Putu Gede Raka, Buddha oleh Pmd. Totok Tejamano, dan Konghucu oleh JS. Cucu Rohyana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)