Dikejar Rombongan Klithih, 2 Pemuda Kulonprogo Luka-Luka Dibacok Pelaku

Ilustrasi kekerasan - JIBI
21 Juli 2021 18:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Aksi kejahatan jalanan atau klithih kembali terjadi di wilayah Kulonprogo. Kali ini, aksi yang meresahkan warga tersebut terjadi di wilayah kapanewon Nanggulan, Kulonprogo. Dua orang mengalami luka-luka karena sabetan senjata tajam (sajam).

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Rabu (21/7/2021) sekitar pukul 04.45 WIB pagi. Aksi klithih terjadi di sekitar SPBU Kenteng, Nanggulan, Kulonprogo.

"Korbannya adalah dua pemuda. Masing-masing bernama Seka Alfiansyah,16 warga Godean, Sleman. Kemudian, Aulia Fauzi,19 warga Pandak, Bantul. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait dengan kasus (klithih) tersebut," kata Jeffry pada Rabu (21/7/2021).

Aksi klithih bermula saat kedua korban pulang dari wilayah Gedongkuning, Kota Jogja. Keduanya baru saja menginap di rumah temannya. Namun, sesampainya di wilayah jembatan layang Pelemgurih, keduanya dikejar rombongan sepeda motor hingga SPBU Kenteng, Nanggulan, Kulonprogo.

"Sampai di SPBU Kenteng korban dianiaya oleh sejumlah orang dengan senjata tajam. Korban Fauzi mengalami beberapa luka sayatan di pundak bagian kanan, pelipis kanan, punggung kanan dan kepala bagian kanan," kata Jeffry.

"Sedangkan, korban Seka mengalami luka sayatan di bagian pergelangan tangan kanan, luka terbuka di kepala bagian kanan, serta luka lecet tangan sebelah kiri," sambung Jeffry.

Lebih lanjut, polisi dari Polsek Nanggulan yang datang pasca kejadian tersebut langsung membawa kedua korban ke RS PKU Muhammadiyah Nanggulan untuk diberikan perawatan. Kondisi korban sadar dan bisa diajak berkomunikasi.

Polisi saat ini tengah menyelidiki dan mengumpulkan barang bukti. Polisi menduga jika pelaku adalah berasal dari geng di sebuah sekolah yang ada di kota Jogja.

BACA JUGA: Ratusan Nakes di Kota Jogja Terpapar Covid-19

"Geng tersebut beranggotakan alumni pelajar salah satu sekolah swasta di Kota Jogja. Saat ini kami juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan para saksi," kata Jeffry.

"Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa motor Honda Vario bernomor polisi AB 4733 QK milik salah satu korban. Kemudian, jaket dan celana milik kedua korban yang dipenuhi bercak darah," sambung Jeffry.