Pegawai SPPG Muntuk Bantul Dipecat Seusai Video Olok-olok Korban Keracunan MBG Viral
BGN DIY memberhentikan pegawai SPPG Muntuk, Bantul, setelah videonya dikaitkan dengan olok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DIY, Minggu (4/7/2021). /ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja menyebut ratusan tenaga kesehatan (nakes) di wilayah setempat dilaporkan terpapar Covid-19 sejak Mei lalu. Ratusan nakes itu tersebar di rumah sakit rujukan Covid-19, Puskesmas, maupun instansi kedianasan.
Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan, kondisi tersebut membuat pihaknya kewalahan. Target vaksinasi disebut melambat karena kurangnya jumlah nakes. Fasilitas Puskesmas pun secara bergantian buka tutup akibat nakes yang terpapar Covid-19.
BACA JUGA : 91 Nakes di Kulonprogo Terpapar Corona
"Semua bertumbangan ini. Puskesmas kan gantian buka tutup karena banyak yang terkena. Sejak Mei kemarin ada 100 lebih. Di Dinkes juga banyak," kata Emma, Rabu (21/7).
Puskesmas yang nakesnya terpapar Covid-19 disebut Emma cukup merata. Akibatnya mereka membatasi operasional layanan kepada masyarakat. Bahkan, jika jumlah nakes yang terpapar cukup banyak, Puskesmas akan menutup sementara layanan operasionalnya.
"Kemarin yang sempat tutup itu Kotagede 2, Mantrijeron 1, Gondokusuman, Umbulharjo 2. Itu semua statusnya sudah divaksin, kan nakesnya duluan," kata dia.
Ia berencana memulai pemberian vaksin dosis ketiga kepada para nakes di Kota Jogja. "Ini masih menunggu untuk booster vaksin ketiga. Pakai vaksin moderna," ujarnya.
BACA JUGA : 95 Nakes Domisili Bantul Terpapar Covid-19
Selain meminta agar menaati protokol kesehatan, kata dia, masyarakat harus mengurangi mobilitas. Sebab varian delta yang penyebarannya lebih cepat telah masuk ke DIY.
"Satu-satunya jalan mobilitas ditekan dan taat protokol kesehatan. Paling tidak 14 Hadi enggak bertemu hilang nanti," katanya.
Emma juga mengakui bahwa pelaksaan PPKM Darurat belum berjalan dengan optimal. Meski telah ada penurunan mobilitas dari merah menjadi kuning, namun penambahan kasus masih cukup signifikan di wilayah setempat.
"Kita kan ditarget mobilitas turun 50 persen dan memang sudah berubah menjadi 30 persen. Tapi kan penambahan kasusnya masih ada terus. Apalagi yang sekarang ini sebaran kasusnya lebih cepat," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN DIY memberhentikan pegawai SPPG Muntuk, Bantul, setelah videonya dikaitkan dengan olok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.