Anggaran Infrastruktur DIY 2027 Dipangkas Rp33,25 miliar, Jalan Tetap Prioritas
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.
Lokasi penukaran minyak jelantah melalui MyPertamina UCollect Box di Masjid Jogokariyan. (Dok. istimewa)
Harianjogja.com, JOGJA— Warga Yogyakarta kini bisa menukarkan minyak jelantah menjadi rupiah. PT Pertamina Patra Niaga secara resmi meluncurkan MyPertamina UCollect (Used Cooking Oil Collection) Box di 10 titik wilayah Yogyakarta.
Peluncuran dilaksanakan bersamaan dengan peresmian Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, di Masjid Jogokariyan, Kota Jogja, Rabu (18/2/2026). Dalam pengumpulan minyak jelantah PT Pertamina Patra Niaga bermitra dengan PT Noovoleum Indonesia Investama.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga JBT, Taufiq Kurniawan, menyampaikan program ini merupakan upaya pengumpulan minyak jelantah yang dapat dikonversi menjadi saldo Rupiah terhubung dengan MyPertamina, dengan nilai mulai dari Rp5.500 untuk setiap 1 liter minyak jelantah.
Ia menjelaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih bertanggung jawab. Sebelumnya, program U-Collect sudah berjalan di Semarang selama 6 bulan dengan total minyak jelantah yang terkumpul 143.545 liter dengan jumlah rupiah yang terkonversi sebesar Rp796 juta.
"Melanjutkan success story di kota Semarang, kami lanjutkan penempatan U-Collect di Yogyakarta sebagai langkah nyata kami dalam mendorong pengelolaan limbah jelantah yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat," ujarnya, dalam keterangan resminya, Senin (23/2/2026).
Taufiq menambahkan launching MyPertamina UCollect Box dilakukan serentak di 10 lokasi, yaitu:
1. SPBU 41.551.01 Coco Lempuyangan, Gondokusuman
2. Masjid Jogokariyan, Kota Jogja
3. SPBU 44.552.04 Maguwo, Sleman
4. SPBU 44.551.01 Dukuh, Kota Jogja
5. SPBU 41.552.02 Coco Cokroaminoto, Tegalrejo
6. SPBU 44.552.08 Monjali, Sleman
7. SPBU 44.551.18 Piramid, Bantul
8. SPBU 44.555.35 UII, Sleman
9. SPBU 41.552.01 Coco Adisucipto, Sleman
10. SPBU 44.552.01 Mulungan Mlati, Sleman
Menurutnya, lokasi-lokasi ini dipilih dengan pertimbangan pemukiman, kepadatan penduduk, kedekatan dengan pasar dan resto. Sehingga diharapkan dapat menjangkau seluruh masyarakat Yogyakarta dari berbagai penjuru.
Dia mengatakan, masyarakat dapat berpartisipasi pada program ini dengan mudah, yakni melalui aplikasi MyPertamina, pilih menu Sustainability Corner, lalu klik opsi ubah minyak jelantah jadi rupiah, scan barcode yang muncul dan masukkan minyak jelantah ke dalam box. Mesin akan melakukan perhitungan dan saldo secara otomatis akan masuk ke aplikasi MyPertamina.
"Melalui mekanisme digital ini, proses penukaran minyak jelantah menjadi lebih praktis, transparan, dan tercatat secara sistem," kata Taufiq.
Salah satu pengguna program MyPertamina UCollect, Ricca Pricillia (31), warga Jogokariyan sekaligus salah satu pedagang di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, mengaku terbantu dengan adanya fasilitas ini.
"Biasanya minyak bekas hanya dibuang, sekarang bisa ditukar jadi Rupiah. Prosesnya juga mudah, cukup lewat aplikasi lalu setor di MyPertamina UCollect Box. Ini sangat bermanfaat dan lebih ramah lingkungan," tuturnya. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.
RSJ Grhasia DIY menyiapkan inovasi SIAP Farmasi untuk mempermudah akses obat pasien rawat jalan melalui layanan pengantaran yang aman dan terpantau
Inspeksi mobil sebelum dijual membantu perusahaan mengetahui kondisi aktual armada, memetakan kebutuhan perbaikan, dan menentukan langkah penjualan.
BRAN menargetkan penyusunan SOTK rampung dalam 100 hari kerja dan menjajaki kerja sama dengan Komnas HAM untuk menangani konflik agraria.
Budaya pakewuh dapat menghambat perkembangan bisnis. Pelaku UMKM didorong bersikap tegas, memanfaatkan pemasaran digital, dan meningkatkan literasi untuk memper
SIM Keliling Malam Sleman hadir di Sleman City Hall pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 19.00–21.00 WIB. Simak jadwal dan syaratnya.