Advertisement
Polisi Tingkatkan Patroli Kamtibmas saat Ramadan di Gunungkidul
Foto ilustrasi anak/anak bermain petasan atau mercon, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Gunungkidul pada awal Ramadan 2026 dipastikan aman dan terkendali. Polres Gunungkidul mengintensifkan patroli cipta kondisi guna mengantisipasi potensi kejahatan selama Bulan Puasa.
Kepala Kepolisian Resor Gunungkidul, Damus Asa, menyatakan hingga saat ini tidak ada laporan gangguan besar yang mengusik stabilitas kamtibmas.
Advertisement
“Hingga sekarang masih aman dan terkendali. Tidak ada kejadian atau laporan gangguan besar yang dapat mengganggu kamtibmas,” kata Damus, Senin (23/6/2026).
Meski demikian, ia menegaskan patroli cipta kondisi terus digelar secara rutin dengan melibatkan seluruh jajaran polsek. Selain patroli, kepolisian juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar pelaksanaan ibadah Ramadan berlangsung tertib dan nyaman.
BACA JUGA
“Kita libatkan seluruh polsek. Kegiatan yang dilakukan bersifat preventif dan humanis,” ungkapnya.
Menurut Damus, patroli difokuskan untuk mengantisipasi gangguan yang kerap muncul selama Ramadan, seperti tindak kriminalitas ringan, termasuk pencurian dan potensi balap liar yang dilakukan kalangan remaja menjelang waktu berbuka puasa.
Lokasi keramaian yang menjadi pusat aktivitas ngabuburit pun tidak luput dari pemantauan aparat. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada aktivitas yang meresahkan masyarakat maupun mengganggu ketertiban umum.
Hal senada disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gunungkidul, Yahya Murray. Ia mengungkapkan terdapat potensi kenaikan angka kriminalitas saat Bulan Puasa, mengingat tren peningkatan sudah terlihat pada bulan sebelumnya.
Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban tindak pidana. “Sebelum Puasa sudah ada tren kenaikan sehingga harus diwaspadai,” katanya.
Yahya menambahkan, situasi rumah yang kerap kosong saat warga menjalankan Salat Tarawih maupun Subuh berjemaah berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan, sehingga kewaspadaan lingkungan menjadi faktor penting dalam pencegahan.
“Kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyepelekan hal kecil yang dapat memicu terjadinya kriminalitas. Misalnya, jangan lupa mengunci pintu rumah saat bepergian dan lainnya,” ungkap Yahya.
Polres Gunungkidul bersama jajaran polsek di tingkat kapanewon terus meningkatkan intensitas patroli pengamanan. Sasaran pengawasan difokuskan pada kalurahan dan ruas jalan yang dinilai sebagai titik rawan kriminalitas, sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas Gunungkidul tetap aman dan kondusif selama Ramadan 2026, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat pada sore hingga malam hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement








