Advertisement

Satgas MBG DIY Tekankan Gizi Menu Saat Ramadan

Lugas Subarkah
Selasa, 24 Februari 2026 - 06:17 WIB
Jumali
Satgas MBG DIY Tekankan Gizi Menu Saat Ramadan Foto ilustrasi menu MBG berupa makanan kering, dibuat menggunakan Artifical Intelligence.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) DIY mengingatkan kandungan gizi tetap terpenuhi dalam setiap paket makanan yang dibagikan selama Ramadan.

Senin (23/2/2026) menjadi hari pertama pembagian MBG di DIY selama Ramadan. Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan menu yang dinilai belum memenuhi komposisi gizi ideal.

Advertisement

Salah satu orang tua siswa, Dian, mengungkapkan anaknya menerima paket berisi roti, kurma, dan susu kotak. Ia mempertanyakan ketiadaan sumber protein dalam menu tersebut.

“Ketiga item itu apa sudah sesuai, saya juga kurang paham. Cuma yang jadi pertanyaan saya apa itu sudah memenuhi gizi anak?” katanya.

Ketua Satgas MBG DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menegaskan apabila MBG tetap dilaksanakan selama Ramadan, jenis makanan dan kandungan gizinya harus diperhatikan secara serius.

“Tidak sekadar menuntaskan kewajiban saja dengan kondisi yang mungkin tidak seideal pada saat bukan bulan puasa,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, pembagian makanan kering bukan persoalan selama nilai gizinya tetap terpenuhi sesuai tujuan program.

“Karena namanya MBG itu kan Makan Bergizi Gratis toh, kan kita tetap menekankannya di gizinya, bukan di jumlahnya,” tegasnya.

Satgas MBG DIY terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program tersebut. Namun, Ni Made mengakui dalam beberapa waktu terakhir belum ada koordinasi lanjutan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Mungkin minggu-minggu ini coba kami cari waktunya untuk bisa ketemu lagi,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan kesepakatan antara Satgas MBG DIY dan SPPG se-DIY, setiap paket MBG wajib mencantumkan informasi kandungan gizi.

“Itu jadi syarat, kemarin di surat kami juga yang sudah disepakati antara kepala sekolah dengan SPPG,” paparnya.

Satgas memastikan akan melakukan evaluasi apabila ditemukan paket MBG yang tidak sesuai dengan kesepakatan.

“Jadi apakah ini tanpa pengetahuan sekolah, atau sudah pengetahuan sekolah menu MBG-nya itu. Kan harus diverifikasi dulu,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

OJK Periksa 32 Kasus Pasar Modal, Korporasi hingga Influencer

OJK Periksa 32 Kasus Pasar Modal, Korporasi hingga Influencer

News
| Selasa, 24 Februari 2026, 07:07 WIB

Advertisement

WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda

WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda

Wisata
| Senin, 23 Februari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement