Pemulung di TPST Piyungan Terdampak PPKM Terima Bantuan Sembako

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang DI Yogyakarta Agus Doto Pitono saat memberikan paket sembako kepada pemulung di TPST Piyungan, Selasa (27 - 7) ist
28 Juli 2021 13:07 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Untuk meringankan beban masyarakat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Jasa Raharja bersama Polri menyalurkan bantuan sembako kepada warga sekitar TPST Piyungan, Bantul.

Ratusan paket sembako tersebut diberikan oleh Jasa Raharja dan Korlantas Polri untuk masyarakat yang berprofesi sebagai pemulung di TPST Piyungan. Paket berupa beras, minyak goreng, mi instan, dan sarden itu diberikan kepada 500 warga.

Pembagian bantuan sembako tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Dirgakkum Korlantas Polri Brigjend Pol Kushariyanto bersama Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang DI Yogyakarta Agus Doto Pitono.

Menurut Agus, pembagian paket sembako ini sebagai bentuk negara hadir terhadap kondisi sulit masyarakat akibat pandemi saat ini. Jasa Raharja, katanya, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) turut ikut berperan dan bersinergi terhadap kesejahteraan masyarakat.

PT Jasa Raharja dan Korlantas Polri, katanya, terus bersinergi memberikan bantuan sosial berupa paket sembako. "Dengan sinergi dari semua unsur pemerintah, diharapkan akan mempercepat terwujudnya masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju," ujar Agus melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (28/7/2021).

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjend Pol Kushariyanto mengatakan Kushariyanto selain memberikan paket sembako ia juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kondisi pandemi Covid-19. Edukasi diberikan tentang penerapan protokol kesehatan (Prokes) dan cara pencegahan Covid-19.

"Di sini kami sekaligus memberikan edukasi soal prokes agar mereka tetap bekerja. Kepolisian akan berusaha memberikan dukungan bantuan sembako kepada masyarakat, semoga bisa membantu meringankan beban karena adanya Covid-19," katanya.

Ketua Komunitas Pemulung Mardiko TPST Pariyungan, Mariyono mengapresiasi bantuan dan perhatian yang diberikan kepada para pemulung. Diakuinya, pendapatan pemulung selama masa pandemi Covid-19 juga menurun drastis. "Karena Covid-19, penghasilan sampai saat ini berkurang sekali, bantuan ini sangat menolong bagi para pemulung," tuturnya. *