Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Objek wisata Tamansari, Jogja yang ditutup selama PPKM Darurat. Foto diambil, Minggu (18/7/2021)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY menyatakan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 cukup efektif menurunkan angka kasus positif Covid-19.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan PPKM yang dilaksanakan cukup efektif karena bisa menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan serta menurunkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit.
“PPKM yang kita laksanakan cukup efektif karena tingkat kematian berkurang, kesembuhan tinggi, BOR rumah sakit turun , rerata positif turun,” kata Baskara Aji. PPKM Level 4 berakhir pada 23 Agutus 2021.
Baca juga: 5 Kali Perpanjangan PPKM, Pelanggaran Prokes Masih Terjadi di Sleman
Namun Baksra Aji belum bisa memastikan apakah PPKM Level 4 atau PPKM yang sebelumnya disebut PPKM Darurat itu akan diperpanjang atau tidak. Pihaknya masih menunggu keputusan Presiden.
Tambahan Kasus
Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji mencatat penambahan kasus positif Covid-19 per 23 Agustus 2021 sebanyak 507 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 145.115 kasus.
Penambahan kasus positif terbanyak dari Bantul 215 kasus, kemudian disusul Sleman 184 kasus, Jogja 63 kasus, Gunungkidul 25 kasus, dan Kulonprogo 20 kasus. Penambahan kasus positif ini turun drastis dibanding har-hari sebelumnya yang di atas seribuan kasus. Namun penurunan kasus juga diikuti dengan penurunan orang yang diperiksa.
Baca juga: PPKM Diperpanjang Hingga 30 Agustus, Jawa-Bali Level 3
Per 23 Agustus 2021 ini jumlah orang yang diperiksa hanya 2.883 orang. Sementara total orang diperiksa selama pandemi mencapai 684.491. Pada hari yang sama juga terjadi penambahan kasus meninggal dunia sebanyak 39 kasus, sehingga total kasus meninggal karena Covid-19 menjadi 4.614 kasus.
Rincian kasus meninggal dari Jogja (6 kasus), Bantul (17), Kulonprogo (4), Gunungkidul (5), dan Sleman (7). Sementara penambahan kasus sembuh sebanyak 1.553 kasus, sehingga total sembuh menjadi 123.459 kasus.
Tambahan kasus sembuh terbanyak dari Bantu 532 kasus, disusul Sleman 356 kasus, Kulonprogo 322 kasus, Gunungkidul 184 kasus, Jogja 159 kasus. Adapun positivit rate harian per 23 Agustus 2021 sebesar 17,59%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Muse kehilangan nama akun @muse di Instagram dan X setelah Meta memakai nama tersebut untuk agen AI baru. Bagaimana akun itu berpindah?
Veda Ega Pratama mengalami cedera punggung setelah crash, tetapi Honda Team Asia memastikan pembalap Indonesia itu siap tampil di Moto3 San Marino.
Timnas Basket Indonesia kalah 48-102 dari Korea Selatan pada penyisihan Pool A Asian Games 2026 di Aichi International Arena.
Fenomena langit September 2026 menghadirkan lima planet, Bimasakti, aurora, hingga Harvest Moon yang menarik diamati sepanjang bulan.
Tim bulu tangkis Indonesia menjalani TC di Tokyo 13-17 September sebelum Asian Games 2026 untuk mematangkan teknik, fisik, mental, dan kekompakan.