RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X memilih fokus menggenjot capaian vaksinasi ketimbang memikirkan penurunan level PPKM. Saat ini PPKM di DIY masih di level 4, sementara di daerah laiannya sudah turun level.
Menurut Sultan, banyak faktor untuk menurunkan level PPKM. “Sekarang kalau saya lebih cenderung vaksinasi jadi program utama,” kata Sultan, saat ditanya upaya menurunkan level PPKM di Kompleks Kepatihan, Kamis (26/8/2021).
BACA JUGA: Kini Keluar Masuk Jateng Wajib Vaksin
Sultan berharap September mendatang vakinasi bisa mencapai 80% dari total sasaran sehingga Oktober bisa mencapai 100% dari sasarana minimal vaksin pertama karena vaksin pertama juga sudah dinilai dapat membentuk kekebalan tubuh dari virus corona.
Menurut Sultan, kasus Covid-19 di DIY saat ini masih fluktuatif atau naik turun sehingga belum bisa dikatakan aman atau turun proporsional. Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini meminta masyarakat untuk bersabar, menahan diri untuk selalu mengenakan masker dan mengurangi mobilitas agar kasus Covid-19 di DIY tidak naik lagi.
Saat ini mobilitas di perkotaan saat siang hari sudah turun sampai 40%. Namun mobilitas di perkampungan masih plus 16%. Banyak masyarakat yang masih berkerumun di kampung-kampung atau nonggo, sehingga tidak heran penularan Covid-19 saat ini dari klaster keluarga. “Harusnya [kerumunan] kan harus zero, berarti masyarakat kan masih nonggo,” ujar Sultan.
Sultan belum berani juga membuka pembelajaran tatap muka (PTM) dan membuka destinasi wisata dalam kondisi sekarang karena risiko penularan Covid-19 masih cukup besar. Dia tidak ingin melonggarkan kegiatan masyarakat, namun pada akhirnya kasus meningkat kembali sehingga penanganannya akan lebih sulit.
BACA JUGA: BMKG: Musim Hujan Datang Lebih Awal
“Jangan seperti di luar [negeri] diberi kebebasan sedikit kasus naik. Lebih baik sabar tidak tergesa-gesa tapi impilkasinya bagus. Prihatin sebentar daripada diberi kebebasan [tapi pada akhirnya] lockdown kon neng omah wae,” ucap Sultan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan DIY total sasaran vaksin ada 2.879.699 orang. Namun yang sudah divaksin dosis pertama per 25 Agustus 2021 mencapai 1.483.126 orang atau 51,50%. Dosis kedua baru 633.308 atau 21,99%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.