1.100 Pelajar Sanden Disuntik Vaksin Covid-19

Seorang pelajar mengikuti vaksinasi inidiasi TNI AL, Lanal Yogyakarta di SMK Kelautan Sanden pada Rabu (25/8/2021). - Ist/dok
26 Agustus 2021 00:17 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - TNI Angkatan Laut, Lanal Yogyakarta membantu percepatan vaksinasi pada kalangan pelajar di Kabupaten Bantul. Sampai saat ini baru sekitar 4206 pelajar Bantul yang mendapatkan vaksinasi.

Komandan Pos Angkatan Laut (Posal) Pantai Samas, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Peltu SBA Agung menyampaikan setidaknya 1.100 pelajar divaksin di SMKN 1 Sanden (SMK Kelautan Sanden). Bekerjasama dengan Puskesmas Sanden, para pelajar dari SMK Kelautan Sanden, SMA N 1 Sanden, SMK IT Al Furqon hingga MTS Al Furqon Sanden menjadi sasaran vaksinasi pada Rabu (25/8/2021).

Diharapkan vaksinasi yang menyasar pelajar di sekitar Sanden ini dapat menunjang persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bila sewaktu-waktu bakal digelar. "Harapan kita saat PTM nantinya digelar, seluruh siswa sudah tervaksin. sehingga punya imun yang lebih kuat dan tidak mudah terpapar Covid-19," tegasnya.

Vaksin: Pemkab Sleman: Siswa ke Sekolah pada Januari 2021

Vaksinasi kalangan pelajar ini disambut baik oleh para pengajar. Pasalnya mayoritas siswa SMK sederajat telah memenuhi kriteria vaksin usia 12-17 tahun. "Sejak pagi kami sudah bersiap untuk melaksanakan vaksinasi dan hingga menjelang siang hampir 500 pelajar sudah tervaksin," tandasnya.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho berharap adanya vaksinasi pelajar inisiasi TNI AL dapat mempercepat proses vaksinasi di kalangan pelajar. Vaksinasi kalangan pelajar menjadi prioritas untuk memungkinkannya PTM digelar.

Lebih lanjut Abed menerangkan hingga saat ini dari 72.154 pelajar sasaran vaksin, baru sebanyak 4.026 orang yang menjalani vaksin dosis pertama. Capaian itu setara 5,83 persen dari total sasaran. Di sisi lain, jumlah pelajar yang menjalani vaksinadi dosis kedua baru sekitar 471 orang atau 0,63 persen. "Data sampai tanggal 24 Agustus 2021 pelajar yang baru tervaksin masih jauh dari target sasaran," tandasnya.