Petugas Menemukan Kreasi Kartu Domino di Area Lapas di Gunungkidul

Kepala Lapas Kelas IIB DIY, Ade Agustina saat memeriksa ruang tahanan yang ditinggali terpidana mati kasus narkoba asal Filipina Mary Jane dalam sidak yang dilaksanakan Kamis (26/8/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
26 Agustus 2021 15:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Petugas gabungan anggota Lapas Perempuan Kelas IIB bersama-sama dengan TNI-Polri dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNPP) DIY menggelar inspeksi mendadak di ruang penahanan, Kamis (26/8.2021). Petugas tidak menemukan narkoba, tetapi sejumlah benda-benda yang dilarang dibawa masuk.

Beberapa benda ini mulai dari obat-obatan, cairan pemersih lantai, kawat, peniti, jarum hingga antena TV. Selain itu, ada juga kartu ATM dan kreasi kartu domino yang dibuat oleh warga binaan.

BACA JUGA: BMKG: Musim Hujan Datang Lebih Awal

Kepala Lapas Kelas IIB DIY Ade Agustina mengatakan tujuan sidak untuk mencegah adanya peredaran narkoba di area lapas. Meski demikian, saat sidak petugas gabungan tidak menemukan barang-barang haram tersebut.

“Selain pengeledahan juga dilakukan tes urin. Ada 15 pegawai serta 20 warga binaan yang diambil sampel dan hasilnya semua negatif narkoba,” katanya kepada wartawan, Kamis.

Meski tidak menemukan narkoba, Ade mengakui ada sejumlah benda-benda yang diamankan milik warga binaan. Salah satunya kreasi kartu domino yang dibuat menggunakan potongan sampul buku. “Barang bukan dari luar lapas, tapi memang dibuat sendiri oleh warga binaan menggunakan kertas dan ditulis dengan pena,” ungkapnya.

Ia pun mengaku tidak akan menoleransi temuan ini karena bisa menjurus ke praktik perjudian di area lapas. Hasil pemeriksaan, kartu domino ini digunakan untuk menghilangkan jenuh dan mengisi waktu luang. “Belum sampai berjudi karena masih sebatas permainan dengan yang kalah dicoret menggunakan bedak di bagian muka,” katanya.

Ade berjanji akan menyelidiki temuan sampai tuntas. Adapun sanksi yang diberikan disesuaikan dengan skala kesalahan mulai dari ringan, sedang hingga berat. “Yang jelas kami berikan peringatan keras dan jangan sampai ada praktik perjudian di area lapas,” katanya.

Sub Koordinasi Pencegahan, BNNP DIY Hery Santoso mengatakan ikut dalam sidak di Lapas Perempuan Kelas IIB DIY.

“Untuk narkoba tidak kami temukan,” katanya.

Menurut Hery, selain penggeledahan di sel penahan, tim BNNP juga mengambil sampel urin dari petugas lapas sebanyak 15 orang dan warga binaan sebanyak 20 orang. “Hasilnya juga negatif semua. Untuk sampel ada yang diambil dari warga binaan karena kasus narkotika,” katanya.