Komitmen Perpustakaan USD Alih Aksara Lontar Kuno
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Ilustrasi/Antara-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menyediakan vaksin jenis Moderna untuk vaksinasi dosis pertama dan kedua.
Menurut Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja, Lana Unwanah, saat ini stok vaksin Moderna untuk masyarakat umum sebanyak 22.000 dosis. Bakal ada 11.000 orang yang bisa mendapat dosis jenis ini di Kota Jogja.
“Sebetulnya kami sudah dapat vaksin Moderna untuk dosis satu dan dua, di luar untuk tenaga kesehatan (nakes) pada dosis tiga,” kata Lana, Selasa (31/8/2021). “Vaksinnya sudah kami terima, namun petunjuk teknisnya yang belum kami terima. Masih menunggu dari Dinkes DIY.”
Vaksin Moderna hanya untuk masyarakat yang belum pernah vaksinasi sama sekali. Sehingga tidak ada dosis ketiga untuk masyarakat umum. Sementara, vaksinasi dosis ketiga nakes di Kota Jogja sudah mencapai 4.191 orang dari total sekitar 12.000. Data tersebut sampai tanggal 30 Agustus 2021. Vaksinasi dosis tiga dengan Moderna untuk nakes dilakukan secara bertahap. Hal ini lantaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berbeda-beda.
“Dari pengalaman, semua vaksin sama, ada peluang atau potensi untuk KIPI. Tapi bervariasi jenisnya, tergantung individunya. Ada beberapa yang demam, ada yang sehat-sehat saja, ada juga yang [vaksinasi Jumat] sampai Senin masih demam,” kata Lana. “Vaksinasi bergantian, agar kegiatan nakes seperti vaksinasi, tracing, dan lainnya tetap bisa kami laksanakan.”
Wali Kota Jogj Haryadi Suyuti mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan vaksinasi yang ada, baik secara reguler di fasilitas kesehatan, maupun di sentra-sentra yang tersedia. Perlu peran aktif masyarakat agar kekebalan komunal bisa segera tercapai.
Selain itu, Haryadi juga berharap masyarakat tidak pilih-pilih jenis vaksin. "Jenis vaksinnya yang ada aja. Harapannya masyarakat tidak pilih-pilih vaksin."
Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, per 30 Agutus 2021, capaian vaksinasi di Kota Jogja telah mencapai 447.333 pada dosis pertama. Dari total tersebut, 48,9 persen merupakan warga ber-nomor induk kependudukan (NIK) Kota Jogja. Sementara sisanya ber-NIK Sleman 25,6 persen, NIK Bantul 17,9 persen, Kulonprogo 2,9 persen, Gunungkidul 3,3 persen, dan luar DIY sebanyak 1,4 persen.
“Bisa jadi domisili mereka di Jogja. Mereka semua sebagaian besar aktivitasnya di Kota Jogja,” kata Heroe, Selasa (31/8/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dari komitmennya mentransliterasi atau alih aksara lontar dan naskah kuno, Perpustakaan Universitas Sanata Dharma (PUSD) meraih Anugerah Kebudayaan DIY 2024.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.