NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menempelkan stiker pencanangan kompleks balai kota Jogja sebagai kawasan wajib masker dan vaksin, Kamis (2/9/2021)./Istimewa-Dok. Humas Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja (Pemkot) Jogja mencanangkan kawasan perkantoran di kompleks balai kota sebagai tempat wajib masker dan vaksin, Kamis (2/9/2021).
"Pencanangan ini adalah penegasan dan sekaligus komitmen serta bagian dari upaya penguatan agar semua masyarakat betul-betul menyadari tentang pentingnya vaksinasi dan taat protokol kesehatan," kata Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi.
BACA JUGA: Pekan Depan DIY Uji Coba PTM, Ini Syaratnya
Heroe menyebutkan konsistensi dalam penerapan protokol kesehatan harus menjadi pedoman semua pihak di masa sekarang. Tak hanya itu, demi menyukseskan penanggulangan Covid-1, masyarakat pun diminta agar ikut serta dalam program vaksinasi. Pemkot Jogja menargetkan September ini seluruh masyarakat Jogja sudah tervaksin semua minimal dosis pertama.
Menurut dia, pertumbuhan kasus harian Covid-19 di Kota Jogja sudah mulai menurun. Pada Juni dan Juli lalu kasus harian Covid-19 di Kota Jogja mencapai ribuan kasus baru. Masuk di akhir Agustus hingga awal September ini penurunan kasus mulai terlihat dengan kasus harian baru di bawah angka 50.
"Semoga ke depan bisa semakin membaik dan turun. Vaksinasi juga semakin kami tingkatkan. Kapasitas juga sudah naik, regulernya Juni lalu itu per hari 2.300 dosis sekarang jadi 4.000 dan 5.000 dosis per hari, sepekan terakhir sudah jadi 10.000 secara total vaksin harian di Kota Jogja," ungkap dia.
Heroe menambahkan upaya percepatan vaksinasi itu juga didukung dengan sejumlah fasilitas serta klinik kesehatan. Total ada 18 puskemas yang mendukung program percepatan vaksinasi di Kota Jogja dengan kapasitas 200-300 persen lebih banyak dibandingkan pemberian vaksin saat awal. Selain itu, ada pula empat sentra vaksin yang tersedia dengan kuota harian mencapai 1.000 dosis.
BACA JUGA: Objek Wisata DIY Masih Akan Tutup meski PPKM Turun ke Level 3
"Total kami sudah menyuntikkan sebanyak 430.000 lebih dosis vaksin. Cakupan vaksin Kota Jogja itu sudah 150 persen meskipun kalau dilihat dari jumlah KK atau yang ber KTP Jogja itu baru sekitar 45 persen," ungkapnya.
Oleh karena itu, Heroe kembali mengingatkan deklarasi pencanangan kompleks balai kota itu diharapkan pula bisa mempercepat proses vaksinasi. "Yang perlu diingat adalah bukan sekadar memaksa orang segera suntik vaksin, tapi mengedukasi soal pentingnya vaksin untuk penanggulangan Covid-19. Kami juga minta agar para camat, lurah untuk menyisir warga yang belum vaksin," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.