Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengusulkan agar museum masuk sebagai salah satu sasaran uji coba pembukaan destinasi wisata saat kebijakan PPKM di kota tersebut sudah turun menjadi Level 3.
“Museum ini sebagian besar adalah destinasi dalam ruang yang artinya bisa dikendalikan jumlah pengunjungnya. Makanya, kami usulkan bisa masuk jadi bagian uji coba,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Jogja, Selasa (7/9/2021).
Dalam kebijakan PPKM Jawa-Bali yang diperpanjang hingga 13 September, wilayah DIY yang semula masuk dalam kategori level 4 kini sudah diturunkan menjadi level 3.
Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 39 Tahun 2021 untuk wilayah dengan PPKM level 3, maka fasilitas umum termasuk area publik, taman, dan tempat wisata masih ditutup sementara.
BACA JUGA: Jateng Bebas dari PPKM Level 4, Ganjar: Terima Kasih Masyarakat
Namun demikian, akan dilakukan uji coba protokol kesehatan untuk tempat wisata tertentu yang akan diputuskan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Rencananya, ada 20 tempat wisata di Jawa-Bali yang menjadi sasaran uji coba.
Dalam uji coba tersebut, tempat wisata wajib mengikuti protokol kesehatan sesuai aturan dari Kemenparekraf dan Kementerian Kesehatan.
Destinasi wisata juga menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk kepentingan skrining terhadap pengunjung dan pegawai.
Anak berusia kurang dari 12 tahun dilarang masuk ke tempat wisata yang sedang melakukan uji coba.
“Jika bisa disetujui, maka museum diminta mengajukan izin untuk kembali beroperasi dan akan dilakukan pengecekan prosedur protokol kesehatan yang dimiliki,” katanya.
Usulan pembukaan museum tersebut, lanjut Heroe, juga diharapkan bisa sejalan dengan rencana pembelajaran tatap muka yang sudah dimungkinkan bisa dilakukan untuk daerah yang menerapkan PPKM Level 3.
Terkait penggunaan aplikasi Peduli Lindungi, Heroe menyebut jika aplikasi tersebut tidak hanya akan digunakan di tempat wisata yang melakukan uji coba tetapi juga di seluruh usaha jasa pariwisata lain.
“Saya sudah minta hotel, restoran, kafe, dan tempat umum, untuk segera mengajukan permintaan QR Code Peduli Lindungi ke Pusdatin sehingga bisa membantu skrining pengunjung,” katanya.
Penurunan PPKM di Yogyakarta ke Level 3, lanjut Heroe, tetap harus ditindaklanjuti dengan kegiatan tracing dan testing atas temuan kasus terkonfirmasi positif COVID-19, termasuk meningkatkan kecepatan vaksinasi di Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.