Gavin Lee Tahu Timnas Indonesia Lebih Kuat, Singapura Tak Gentar
Pelatih Singapura Gavin Lee menyadari Timnas Indonesia lebih kuat di FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura siap menghadapi tantangan di GBK.
Litto/Little Tokyo-Instagram
Harianjogja.com, BANTUL - Keberadaan destinasi baru Little Tokyo (Litto) di RT5 Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul ternyata tidak sepenuhnya diketahui oleh warga setempat.
Padahal, destinasi berupa hotel dan resto yang dibangun tersebut digadang-gadang akan menyerap tenaga kerja warga sekitar.
Kepala Desa atau Lurah DesaMuntuk Marsudi mengungkapkan, dirinya tidak tahu menahu terkait pembangunan Litto. Sebab, sejak dirinya menjadi Lurah Muntuk, belum ada pembicaraan ataupun permintaan izin dari pengelola Litto.
"Selama 8 bulan saya jadi lurah di sini, tidak ada itu pengajuan izin ataupun kulonuwun. Tahu-tahu sudah ada bangunan di situ. Jadi saya kurang tahu mengenai legalitas dari bangunan tersebut," kata pria yang biasa disapa Comer itu, Senin (13/9/2021).
Comer menduga, pengajuan izin telah dilakukan oleh pengelola Litto ke perangkat desa yang lama. Kendati demikian, pembangunan Litto itu tidak sepenuhnya mulus. Sebab, empat bulan lalu, sempat ada persoalan antara pengelola Litto yang saat ini masih dalam tahap pembangunan dengan warga sekitar. Hal ini menyusul akses jalan masuk ke Litto, merupakan jalan yang dibangun dengan anggaran dana desa (ADD).
"Saya tahunya, saat menengahi masalah tersebut. Akhirnya ada kesepakatan antara kedua belah pihak, jika nantinya warga dilibatkan untuk pengelolaan parkir," lanjut Comer.
Sementara terkait dengan pelibatan warga sebagai tenaga kerja di Litto , Comer mengaku belum mengetahui. Sebab, belum ada pertemuan antara pihaknya dengan pengelola Litto.
"Kalau harapannya, bisa menampung tenaga kerja dari warga sekitar. Tapi ya, itu sampai saat ini kami juga belum pernah diajak berembuk dengan mereka," harap Comer.
Terpisah Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Bantul Supriyanto mengakui pembangunan Litto sempat dilakukan lebih dahulu sebelum mengurus izin ke jawatannya. Pengelola baru mengurus izin ke Dispertaru setelah bangunan berdisi sekitar 20 persen.
"Dan kami izinkan. Izin dari kami sebatas izin tata dan pola ruang, karena memang tidak ada masalah. Tapi soal izin yang lainnya, kami tidak tahu," katanya.
BACA JUGA: Belum Puas, Korut Kembali Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Jauh
Selain itu, Supriyanto memastikan jika pembangunan Litto tidak bermasalah. Sebab, jauh sebelumnya, pengelola telah melakukan pertemuan dengan warga sekitar terkait rencana pembangunan Litto.
"Kalau izinnya, setahu saya adalah hotel," jelasnya.
Dihubungi terpisah, Public Relation (PR) Litto Nobertha Shinta mengungkapkan jika pihaknya tidak mungkin membangun Litto jika perizinan belum dikantongi. Menurutnya, pengajuan izin dan komunikasi dengan warga sekitar telah dilakukan sebelum pandemi Covid-19, atau sebelum dimulainya pembangunan.
"Sementara memang belum kami operasionalkan. Mungkin nanti menunggu pandemi mereda. Rencana awal kami akan buka restorannya dulu. Nanti 70 persen tenaga kerja juga akan melibatkan warga sekitar," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Singapura Gavin Lee menyadari Timnas Indonesia lebih kuat di FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura siap menghadapi tantangan di GBK.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.