Wali Kota Jogja Raih Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti dianugerahi Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021. - Ist
15 September 2021 06:37 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Komitmen Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti, dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat melalui Kampung Baca dianugerahi Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021 Kategori Pejabat Publik oleh Perpustakaan Nasional Republik yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia pada acara Gemilang Perpustakaan Nasional yang akan dilaksanakan secara virtual pada tanggal 14 September 2021.

Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka diberikan sebagai apresiasi tertinggi Pemerintah melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terhadap pejabat publik, tokoh masyarakat, jurnalis, media massa, dan lifetime achievement.

Dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti dianggap telah berjasa, berperan aktif, berkontribusi dan berhasil dalam upaya mengembangkan dan mendayagunakan perpustakaan sebagai wahana belajar mendiri, serta berhasil melakukan gerakan pembudayaan kegemaran membaca di wilayahnya.

Haryadi Suyuti sadar betul, untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat, faktor pendidikan menjadi hal utama. Karena itu di samping memberikan fasilitasi prima keberadaan lembaga pendidikan berstandar di Kota Jogja, maka sumber belajar juga harus hadir serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pembelajar. Perpustakaan sebagai salah satu pilar utama pendidikan harus benar-benar mendapat perhatian secara seksama. Hadirnya perpustakaan harus benar-benar dapat diakses secara mudah oleh masyarakat, begitu pula dengan ketersediaan buku bacaan, jaringan internet, maupun area baca perpustakaan sebagai wahana belajar harus tersedia di segenap titik aktifitas masyarakat.

Pada Tahun 2016 Wali Kota Jogja mengeluarkan kebijakan pengembangan layanan perpustakaan keliling berbasis kewilayahan dengan menyediakan armada keliling, baik mobil keliling maupun motor keliling. Hal ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses sumber belajar.

Baca juga: Sekolah di Gunungkidul Sudah Dibuka

Pengembangan layanan perpustakaan keliling berbasis kewilayahan ini diharapkan mampu menjangkau ke kawasan yang ada di wilayah Kota Jogja. Semua itu dimaksudkan agar proses pencerdasan kehidupan bangsa dapat lebih dipercepat, mulai dari menumbuhkan kebiasaan membaca masyarakat dan menyadarkan masyarakat bahwa kehadiran perpustakaan umum dan berbagai jenis perpustakaan dapat dijadikan sumber informasi, inspirasi, sarana pendidikan dan rekreasi.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan membaca masyarakat Kota Jogja, Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti mencetuskan adanya kampung baca di semua kampung di wilayah Kota Jogja. Pada tahun 2020 Wali Kota Jogja membentuk 7 kampung baca dan pada tahun 2021 membentuk 14 Kampung baca, hingga saat ini sudah terbentuk terbentuk 21 Kampung Baca. Ke depan diharapkan, semua kampung di wilayah Kota Jogja sudah terbentuk apa yang disebut Kampung Baca

Dengan adanya kampung baca di wilayah membuat masyarakat dapat mengakses bahan bacaan dan bisa mempraktikan apa yang di bacanya. Hal ini dapat dilihat dari program yang di berikan salah satunya adalah literasi terapan/ inklusi social sebagai program keunggualan di kampung baca.*