Wali Kota Yogyakarta  Raih Penghargaan Nugra Jasa  Dharma Pustaloka

/
16 September 2021 07:27 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Komitmen Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat  melalui Kampung Baca dianugerahkan Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021 Kategori Pejabat Publik oleh Perpustakaan Nasional.

Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia pada acara Gemilang Perpustakaan Nasional yang dilaksanakan secara virtual pada tanggal 14 September 2021.

Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka diberikan sebagai apresiasi tertinggi Pemerintah melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terhadap pejabat publik, tokoh masyarakat, jurnalis, media massa, dan lifetime achievement.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti dianggap telah berjasa, berperan aktif, berkontribusi dan berhasil dalam upaya mengembangkan  dan mendayagunakan perpustakaan sebagai wahana belajar mandiri, serta berhasil melakukan gerakan pembudayaan kegemaran membaca di wilayahnya.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti sadar betul, untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat, faktor  pendidikan menjadi hal utama. Karena itu di samping memberikan fasilitasi prima keberadaan lembaga pendidikan berstandar di Kota Yogyakarta, maka sumber belajar juga harus hadir serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pembelajar. 

Perpustakaan sebagai salah satu pilar utama pendidikan harus benar-benar mendapat  perhatian secara seksama. Hadirnya perpustakaan harus benar-benar dapat  diakses secara mudah oleh masyarakat, begitu pula dengan ketersediaan buku bacaan,   jaringan internet, maupun area baca perpustakaan sebagai wahana belajar harus tersedia di segenap titik aktivitas masyarakat.

Pada Tahun 2016 Wali Kota Yogyakarta mengeluarkan kebijakan pengembangan layanan perpustakaan keliling berbasis kewilayahan dengan menyediakan armada keliling, baik mobil keliling maupun motor keliling, hal ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses sumber belajar.

Pengembangan layanan perpustakaan keliling berbasis kewilayahan ini  diharapkan mampu menjangkau ke kawasan yang ada diwilayah Kota Yogyakarta. Semua itu dimaksudkan agar proses pencerdasan kehidupan bangsa dapat lebih dipercepat, mulai dari menumbuhkan kebiasaan membaca masyarakat dan menyadarkan masyarakat bahwa kehadiran perpustakaan umum dan berbagai jenis perpustakaan dapat dijadikan sumber informasi, inspirasi, sarana pendidikan dan rekreasi.

Kampung Baca

Dalam rangka memenuhi kebutuhan membaca masyarakat Kota Yogyakarta,  Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mencetuskan adanya Kampung Baca di semua kampung di wilayah Kota Yogyakarta.

Pada tahun 2020 Wali Kota Yogyakarta membentuk 7 Kampung Baca  dan pada tahun 2021  membentuk 14 Kampung Baca, hingga saat ini sudah terbentuk  terbentuk 21 Kampung Baca,  kedepan diharapkan, semua  kampung diwilayah kota yogyakarta sudah  terbentuk apa yang disebut Kampung Baca.

Dengan adanya Kampung Baca di wilaya, membuat masyarakat dapat mengakses bahan bacaan dan bisa mempraktikan apa yang di bacanya. Hal ini dapat dilihat dari program yang di berikan salah satunya adalah literasi terapan/ inklusi social sebagai program keunggualan di Kampung Baca. (ADV)