Oven Terbakar, Pabrik Arang Dilalap Jago Merah

Ilustrasi. - Freepik
19 September 2021 18:17 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, KALASAN--Sebuah pabrik arang yang berlokasi di Padukuhan Salakan, Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan, hangus terbakar pada Minggu (19/9) dini hari. Kebakaran yang diduga disebabkan oleh terbakarnya salah satu oven ini menyebabkan kerugian hingga Rp300 juta.

Panit Reskrim Polsek Kalasan, Aiptu Rendra Widjanarko, menejelaskan kebakaran terjadi sekira pukul 04.30 WIB, di pabrik arang milik Agustina Mardhalina, perempuan 46 tahun warga Kemantren Tegalrejo, Kota Jogja. “Dugaannya dikarenakan salah satu oven terbakar," ujarnya.

Ia menceritakan kejadian bermula saat salah satu karyawan sedang mengoven arang. Karyawan tersebut mengecek suhu oven saat itu 100 derajat celcius dengan posisi arang sudah matang, sehingga mesin oven pun dimatikan. Sementara oven lain dinyalakan.

Selang beberapa saat, karyawan Bernama Triadi mengecek oven yang telah dimatikan tadi dan mendapati ternyata suhunya naik dan keluar asap dari situ. Ketika pintunya dibuka, Triadi pun melihat sudah muncul api di dalam oven tersebut.

Kesulitan memadamkan api tersebut, Triadi pun langsung lari ke mes karyawan di belakang pabrik untuk meminta bantuan. Saat para karyawan dari mes sudah berada di ruangan oven yang terbakar, api sudah dalam kondisi membesar. “Karyawan lain bermaksud menyalakan mesin pompa air yang berasal dari diesel untuk memadamkan api,” katanya.

Sayangnya mesin pompa air tak mau menyala karena kehabisan bensin. Mereka pun membeli bensin terlebih dahulu sebelum akhirnya dapat menyalakan pompa air. Mereka berusaha memadamkan api dengan pompa air tersebut namun sia-sia. Api semakin membesar.

“Usai mesin pompa air menyala, para karyawan mencoba memadamkan api tetapi api semakin besar sehingga menghubungi pemilik pabrik, memberitahukan kalau pabrik kebakaran. Api padam usai petugas pemadam kebakaran mendatangi lokasi kejadian," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material meliputi dua mesin oven yang hangus terbakar, dengan total nilai ditaksir mencapai Rp300 juta.