Skandal Data Riset di China, 4 Ilmuwan Top Dicopot Kampus
Empat ilmuwan senior China dicopot setelah ditemukan manipulasi data penelitian. Kasus ini memicu sorotan terhadap integritas riset dan tekanan publikasi akadem
Foto ilustrasi kegiatan di Hutan Pinus Mangunan. /Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah pengelola objek wisata di kawasan Hutan Pinus Mangunan, baik Seribu Batu, Pinus Sari dan Pinus Pengger mencatat mulai ada peningkatan pengunjung pada Sabtu (25/9/2021) dan Minggu (26/9/2021). Meski demikian, peningkatan jumlah pengunjung itu masih dinilai wajar dan bukanlah peningkatan yang signifikan.
Ketua Pengelola Seribu Batu Aris Purwanto mengatakan sejak dibuka Jumat (24/9), hingga Minggu (26/9) baru ada sebanyak 256 pengunjung. “Jumlah ini kami nilai lumayan, meskipun belum seramai seperti saat sebelum Pandemi Covid-19. Tapi, ini kan masih dalam tahap uji coba,” kata Aris, Minggu (26/9).
BACA JUGA : Wisatawan Hutan Pinus Kesulitan Sinyal, Enggan Ribet
Aris mengungkapkan, sejauh ini tidak ada kendala dari warga yang hendak masuk ke Seribu Batu. Sebab, tidak ada kendala berarti terkait penerapan aplikasi PeduliLindungi. “Tidak ada kendala untuk hari ini. Kemarin dan Jumat itu sempat ada masalah sedikit terkait sinyal, tapi sudah bisa kami atasi,” jelasnya.
Sementara disinggung mengenai penerapan ganjil genap, Aris mengaku sejauh ini banyak pengunjung yang sudah mengetahui jika ada penerapan ganjil genap. Sehingga banyak yang mempersiapkan diri untuk datang sesuai dengan aturan ganjil genap. “Mereka sudah paham semua. Tidak ada masalah,” ungkapnya.
Hal sama juga diungkapkan oleh Ketua Pengelola Hutan Pinus Pengger Sumar. Ia mengungkapkan tidak ada kendala terkait dengan penerapan aplikasi PeduliLindungi.
“Dan, sesuai aturan kami maksimal boleh menerima sekitar 250 pengunjung dari total kapasitas 1.000 pengunjung. Sejauh ini jumlah pengunjung juga masih belum begitu banyak,” katanya.
BACA JUGA : Hari Pertama Dibuka, Objek Wisata Pinus Pengger Masih Sepi
Ketua Koperasi Natowono yang mengelola sejumlah objek wisata di Dlingo Purwo Harsono mengakui, selain Pinus Sari, ada dua objek wisata di kawasannya yang sudah mulai buka.
"Pengger dan Seribu Batu sudah di acc [setujui], dan sekarang sudah mulai buka setelah sebelumnya menyiapkan untuk barcode-nya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat ilmuwan senior China dicopot setelah ditemukan manipulasi data penelitian. Kasus ini memicu sorotan terhadap integritas riset dan tekanan publikasi akadem
KPK memeriksa Ismail Adham dan Asrul Aziz Taba, dua tersangka baru kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang merugikan negara Rp622 miliar.
BMKG menegaskan gempa M7,7 di Laut Sulawesi bukan berasal dari megathrust. Tsunami mikro 9-75 sentimeter terdeteksi dan masih terus dipantau.
Pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026, jumlah pendaftar mencapai 4.044 peserta, sementara kuota yang tersedia hanya 324 siswa
PPN DTP properti diperpanjang hingga 2027. Knight Frank menilai kebijakan ini efektif mendorong transaksi rumah dan menekan backlog perumahan.
Peredaran miras ilegal di Bantul beralih ke sistem COD. Polisi membongkar modus baru dan menangkap dua pelaku dalam operasi penyamaran.