ARSIP MENYAPA: Merawat Memori Kolektif Melalui Arsip
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Techday Poltel SSN./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Sepanjang tahun 2021 Poltek SSN telah bekerjasama dengan entitas luar guna mengelaborasi ilmu keamanan siber. Salah satunya adalah terselenggaranya gelaran Techday di bulan maret, april dan September. Acara ini terbuka untuk umum dan disiarkan melalui platform digital.
Techday adalah acara tahunan yang bertujuan untuk mengemban misi pendidikan dan menginspirasi pelajar muda dan masyarakat pada isu teknologi informasi dan keamanan siber. Acara ini akan dilakukan dalam bentuk rangkaian web seminar (webinar) terdiri dari diskusi panel dan workshop.
Dengan mengusung nama “Techday”, Poltek SSN mencoba mengajak masyarakat luas untuk menyimak tentang perkembangan teknologi keamanan siber terkini dalam kerangka kesadaran tentang keamanan siber secara holistik. Karena kita sadari atau tidak, siber sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari.
Melalui techday, Poltek SSN Telah melakukan satu dari tiga pilar perguruan tinggi yaitu: pengabdian masyarakat dimana pada event techday, masyarakat sebagai peserta techday mendapatkan pengetahuan tentang seluk beluk keamanan siber dari praktisi IT. Diharapkan pengetahuan tersebut bermanfaat dalam mengelola keamanan siber sehari-hari.
Poltek SSN sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional yang memfokuskan diri pada ilmu pengetahuan di bidang keamanan siber merasa berkewajiban menyebarkan ilmu seluas-luasnya tidak hanya kepada anak didik, tapi juga kepada masyarakat luas. “Pada prinsipnya, ilmu tentang keamanan siber tidak boleh menjadi ilmu yang eksklusif, yang hanya boleh dipelajari oleh segelintir orang”. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Poltek SSN, Nunil Pantjawati pada welcome speech Techday di bulan september 2021.
Nunil berharap masyarakat ikut meramaiakan setiap ada event terbuka dari Poltek SSN seperti techday dengan turut berpartisipasi menjadi peserta. Semoga dengan adanya event-event seperti techday, masyarakat indonesia menjadi masyarakat yang melek akan keamanan siber sehingga kejahatan-kejahatan siber dapat diminimalisir dan peluang peluang baik dalam aspek ekonomi maupun sosial dapat diraih demi terciptanya Indonesia yang aman dan sejahtera. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.