131 Gerai Indomaret Pasarkan Produk UMKM Sleman

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, meresmikan kerja sama pemasaran produk UMKM di gerai Indomaret, secara simbolik di Indomaret jalan Magelang KM.8, Mulungan Wetan, Sendangadi, Sleman, Jumat (1/10/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
01 Oktober 2021 14:27 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pemkab Sleman bersama PT Indomarco Prismatama (Indomaret) meresmikan kerja sama pemasaran pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) pada ratusan gerai Indomaret di Sleman, Jumat (1/10/2021).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Mae Rusmi, menuturkan sudah ada 131 gerai Indomaret di Sleman yang memasukkan produk UMKM. Sebanyak 27 UMKM telah terserap dengan total 63 produk.

Selain produk UMKM, 131 gerai Indomaret tersebut juga telah memasukkan produk pertanian yakni beras Sleman dan buah lokal. “Buah lokal seperti salak, belimbing dan sebagainya. Kalau belimbing musiman, jadi bisa disesuaikan musimnya,” katanya.

Pada 2021 ini, sudah dua kali dilakukan kurasi pada ratusan produk UMKM di Sleman untuk kerja sama ini. “Banyak produk yang sudah layak dan memenuhi syarat masuk toko modern. Namun kendalanya ada pada kontinuitas produk,” ujarnya.

Guna mengatasi masalah kontinuitas tersebut, diperlukan adanya pendampingan yang lebih intens kepada para pelaku UMKM. Hal ini penting untuk menjaga agar produk tersebut tidak hanya sehari-dua hari saja dipajang di gerai tapi bisa berkelanjutan.

Branch Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Jogja, Suharsa, mengatakan ada 147 produk yang tersebar di Sleman Barat dan Sleman Timur. “Ke depan diharapkan bertambah lagi produk UMKM yang dipasarkan,” katanya.

Selain pemasaran di dalam gerai, Indomaret juga membuka akses pemasaran UMKM secara online melalui klikindomaret.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan tujuan kerja sama dengan pemasaran produk UMKM di toko berjejaring ini untuk merangkul UMKM agar dapat berkembang bersama. “Kalau produk kurang bagus maka pendampingan diperlukan,” ungkapnya.

Ia minta batik Sleman, yakni Parijogo, juga dipasarkan secara online. Terdapat sebanyak 40 kelompok batik di Sleman yang membuat batik Parijogo dengan kreasi dan warna yang variatif. “Semoga kerja sama ini dapat memupuk inovasi UMKM dan produknya dapat disempurnakan lagi,” ungkapnya.