Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Puluhan kapal milik nelayan diparkir di pinggir aliran sungai bawah tanah di Pantai Baron, Desa Kemadang Tanjungsari. Rabu (17/4/2019)/Istimewa-Dokumen SAR Satlinmas Wilayah II DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Objek wisata di Gunungkidul segara dibuka. Sedikitnya 20 lokasi wisata telah mendapatkan QR code aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, tim asesor juga sedang memverifikasi penerbitan sertifikat CHSE yang menjadi prasyarat untuk pembukaan wisata di sejumlah destinasi.
Sekretaris Dinas Pariwisata, Hary Sukmono, mengatakan pembukaan wisata masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat.
Agar bisa buka, destinasi wisata harus mengantongi sertifikasi CHSE dan aplikasi PeduliLindungi.
Sudah 20 objek wisata yang dipungut reribusi dan telah mendapatkan QR code untuk pemindaian dalam operasional aplikasi.
Kode pemindaian yang dipasang di lokasi wisata berbeda-beda. Sebagai contoh, di kawasan wisata Pantai Baron hingga Seruni dipasang delapan titik. Di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran ada enam QR code. “Total ada 57 QR code yang tersebar di 20 lokasi wisata,” katanya kepada wartawan, Jumat (1/10/2031).
Selain QR code untuk aplikasi PeduliLindungi, pengelola wisata juga mengajukan sertifikasi CHSE. Menurut Hary, ada sekitar 40 destinasi yang mengajukan penerbitan sertifikasi ini.
“Sertifikasi CHSE masih dalam proses karena harus melalui pengecekan lapangan,” katanya.
Verifikasi sudah dimulai sejak Kamis (30/9/2021) dan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan di sejumlah destinasi. “Hari ini pengecekan dilakukan di kawasan Pantai Baron dan Kalisuci. Mudah-mudahan berjalan lancar dan destinasi wisata bisa dibuka secara bertahap,” ungkapnya.
Pengelola wisata Embung Batara Sriten di Kalurahan Pilangrejo, Nglipar Radato mengatakan, sudah berusaha memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Objek wisata Embung Sriten sudah mendapatkan QR code aplikasi PeduliLindungi. “Sekarang fokus mendapatkan sertifikasi CHSE,” katanya.
Pembukaan objek wisata ini harus diikuti penerapan protokol kesehatan secara ketat, seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, memakai masker, hingga menghindari kerumunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Status KLA Sleman dipertanyakan setelah kasus keracunan MBG. Warga meminta DPRD memperkuat pengawasan perlindungan anak.
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Sebanyak 14 desa di 11 kecamatan Temanggung akan menggelar Pilkades pada 18 Oktober 2026. Persiapan disebut berjalan sesuai rencana.
Proyek irigasi DI Tirtorejo, Berbah, Sleman, mencapai 98%. DPRD DIY meminta pembangunan segera selesai dan memberi manfaat bagi petani.
Kebakaran di Sleman melonjak saat musim kemarau. Hingga 14 September 2026 tercatat 61 kejadian, mayoritas merupakan kebakaran lahan.