Jelang Musim Hujan, DLH Jogja Pangkas Pohon Rimbun

Ilustrasi pemangkasan pohon perindang. - Harian Jogja
02 Oktober 2021 09:37 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mengintensifkan pemangkasan pohon-pohon perindang yang rimbun. Hal ini dalam rangka antisipasi masuknya musim penghujan. Pemangkasan dilakukan terbatas dengan mengurangi dahan dan daun. Selain untuk faktor keindahan, pemangkasan ini untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang saat hujan deras.

Menurut Kepala DLH Kota Jogja, Sugeng Darmanto, pemangkasan seperti ini rutin dilakukan. Tujuannya untuk pengurangan tingkat kerimbunan pohon-pohon terutama pada pohon perindang di jalan-jalan protokol Kota Jogja. Beberapa di antaranya berada di kawasan Kotabaru, Jalan Kusbini, dan Jalan Kolonel Sugiono.

“Teman-teman di lapangan sudah mencermati karena pengawasan ini pekerjaan rutin. Kami tiap hari keliling pemantauan. Kalau ada yang kira-kira rawan langsung dieksekusi. Jika ada yang kira- kira mengganggu, misal dahannya menutup lampu lalu lintas kami kurangi,” kata Sugeng, Jumat (1/10/2021).

Rata-rata dalam sehari, Seksi Perindang DLH Kota Jogja menerjunkan dua unit alat pemangkas pohon. Apabila pohon berukuran besar, truk crane juga akan diterjunkan. Selain itu, DLH Kota Jogja mengontrak pihak ketiga untuk melakukan pemangkasan pohon perindang untuk mengurangi kerimbunan, termasuk pohon-pohon perindang yang mendekati kabel-kabel listrik.

Baca juga: Update 1 Oktober: Terus Turun, Kasus Covid-19 DIY Bertambah 64 Kasus

“Kami tidak bisa menduga kadang pohon besar akar kuat tapi begitu ada turbulensi angin bisa tumbang. Tapi yang penting kami coba melakukan pencermatan dan pengawasan setiap hari,” kata Sugeng.

DLH Kota Jogja menerima informasi dari masyarakat terkait pohon- pohon perindang di jalan protokol yang mengganggu. Laporan warga bisa melalui Jogja Smart Service. Ada tim reaksi cepat yang bisa mengeksekusi pohon-pohon rawan tumbang yang perlu dipangkas.

Saat terjadi hujan deras, petugas DLH Kota Jogja memantau di lapangan dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja. Apabila terjadi kegawatdaruratan pohon- pohon tumbang, petugas BPBD, relawan dan warga akan melakukan evakuasi. Setelah itu, DLH Kota Jogja akan menangani potongan-potongan pohon.

“Kami imbau warga yang memiliki pohon-pohon besar di area halaman rumah segera mewaspadai dengan mengecek apakah kondisinya masih kuat saat nanti musim hujan. Bisa dikurangi dengan memangkas dahan dan daun- daun rimbun yang dirasa membahayakan,” kata Sugeng.

Selain itu, Sugeng juga mengingatkan pelaku usaha di tepi jalan, apabila hendak memangkas pohon yang dianggap mengganggu, harus melaporkan ke DLH Kota Jogja. Apabila dipangkas total harus ada penggantian pohon yang ditanam. Pemangkasan juga perlu didampingi petugas DLH Kota Jogja.