Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus Covid-19 di DIY dalam sepekan terakhir terus mengalami penurunan dengan angka penambahan kasus harian di bawah angak 100. Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan penambahan kasus Covid-19 per 1 Oktober 2021 sebanyak 64 kasus. Jumlah kasus baru tersebut merupakan hasil pemeriksaan harian terhadap 7.161 orang.
Sehari sebelumnya penambahan kasus baru di angka 67 kasus dengan jumlah orang yang diperiksa harian sebanyak 6.536 orang. Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji mengatakan tambahan kasus baru terbanyak disumbang dari Bantul 25 kasus.
Kemudian disusul Sleman dan Kulonprogo masing-masing 12 kasus, Gunungkidul sembilan kasus, dan Jogja enam kasus. “Secara komulatif total kasus terkonfirmasi menjadi 154.893 kasus,” kata Ditya, Jumat (1/10/2021). Sementara kasus aktif saat ini 1.441 kasus.
Penambahan kasus terkonfirmasi terbanyak dari hasil tracing kontak kasus positif sebanyak 54 kasus, kemudian disusul berdasarkan periksa mandiri tujuh kasus, dan belum ada info atau belum diketahui riwayatnya sebanyak tiga kasus.
BACA JUGA: Terkejut Didatangi Ganjar, Crew Radio Kenambai Umbai: Tidak Menyangka
Adapun kasus kesembuhan terus mengalami peningkatan. Ditya mengatakan tambahan kasus sembuh terbaru sebanyak 135 kasus, sehingga total sembuh menjadi 148.260 Kasus. Tambahan kasus sembuh dari Bantul dan Sleman masing-masing 43 kasus, kemudian Jogja 25 kasus, Kulonprogo dan Gunungkidul masing-masing 12 kasus.
Sementara kematian Covid-19 per 1 Oktober 2021 ini bertambah dua orang. Keduanya masing-masing dari Bantul dan Kulonprogo.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih mengatakan terjadinya penurunan kasus Covid-19 akhir-akhir ini dipengaruhi tiga hal, yakni efektifnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang saat ini masih di level 3. Kemudian vaksinasi juga masif dan tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan di masyarakat meningkat.
“Tapi tidak boleh lengah, virus masih ada, sewaktu-waktu bisa naik kasus. Tetap prokes dan tuntaskan vaksinasi,” ucap Berty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Regrouping SD di Gunungkidul berlanjut setelah lima sekolah digabung. Disdik masih mengkaji sekolah lain menyusul banyaknya SD yang kekurangan murid.
DKPP Bantul mengandalkan lebih dari 4.000 pompa irigasi dan tambahan 160 unit pompa untuk menjaga pasokan air sawah selama musim kemarau 2026.
LPSK menolak permohonan justice collaborator Sony Sonjaya karena dinilai tidak memenuhi syarat, termasuk diduga sebagai pelaku utama kasus MBG.
Efisiensi anggaran membuat pendampingan IKM Kulonprogo turun drastis pada 2026. DisperinkopUKM kini mencari dukungan pembiayaan di luar APBD.
Investor mulai menggarap bioskop di Wates dengan memanfaatkan eks Bioskop Mandala. Proses perizinan berjalan dan operasional ditargetkan akhir 2026.