Advertisement
Aksi Gotong Royong Pakualaman Bersihkan Rumput Liar dan Sampah Trotoar
Foto ilustrasi pemilahan sampah, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Aparatur Kemantren Pakualaman bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren (Forkompimtren) dan masyarakat setempat mengintensifkan aksi pembersihan ruang publik dari sampah serta rumput liar, Senin (16/3/2026).
Langkah konkret ini dilakukan guna memastikan setiap sudut wilayah tetap asri dan mendukung estetika kota sebagai destinasi wisata unggulan.
Advertisement
Mantri Pamong Praja Pakualaman, Saptohadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut adalah bentuk implementasi nyata dari Gerakan Jogja Berhati Nyaman. Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kerja bakti secara berkala di lapangan.
“Gerakan Jogja Berhati Nyaman tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan,” katanya.
BACA JUGA
Fokus utama pembersihan kali ini menyasar area trotoar dan bahu jalan di beberapa titik strategis, seperti Jalan Jayaningprangan, Jalan Gajahmada, hingga Jalan Suryopranoto. Petugas dan warga bahu-membahu mencabut tanaman liar yang mengganggu pemandangan serta memungut sampah agar kawasan tampak lebih rapi.
Saptohadi menjelaskan bahwa terpeliharanya ruang publik akan memberikan dampak psikologis positif bagi warga maupun pelancong yang melintas. Kawasan yang tertata diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi siapa saja yang beraktivitas di wilayah Pakualaman.
Selain aspek kebersihan, Saptohadi memandang momentum ini sebagai ajang untuk membangkitkan kembali semangat kolektif di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat budaya gotong-royong serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan,” katanya. Ia optimis kesadaran warga dalam menjaga ketertiban lingkungan akan terus meningkat seiring berjalannya program ini.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Jogja memberikan perhatian khusus terhadap kondisi trotoar yang mulai ditumbuhi tanaman liar di berbagai sudut kota. Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penyisiran rutin setiap dua minggu sekali guna menjaga citra positif daerah.
“Kita akan turun [membersihkan rumput liar di trotoar] setiap dua minggu sekali secara bergiliran di 10 wilayah [di Kota Jogja],” katanya.
Hasto menilai jalanan yang bersih merupakan salah satu kunci utama dalam menunjang kenyamanan wisatawan yang sedang menikmati suasana kota. Dengan komitmen pembersihan yang berkelanjutan di 10 wilayah prioritas, wajah Kota Jogja diharapkan tetap memikat bagi siapa pun yang berkunjung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement








