Oki Rengga Minta Maaf Usai Cekcok soal Spanduk Karhutla di Stadion
Oki Rengga meminta maaf setelah videonya berdebat dengan suporter PSMS soal spanduk kritik karhutla di Stadion Utama Sumatera Utara viral.
Kegiatan vaksinasi di puncak sosok beberapa waktu lalu/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - Pengelola Puncak Sosok memastikan telah membuka kembali kuliner yang ada di kompleks wisata tersebut, sejak Kamis (30/9/2021). Alhasil, sejumlah pengunjung mulai mendatangi dan menikmati kuliner di tempat tersebut.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jabal Kelor, Rudi Harianto mengatakan, pembukaan kuliner telah dilakukan sejak Kamis (30/8/2021). Meski kuliner dibuka, tempat wisata yang berada di Kalurahan Bawuran, Kapanewon Pleret itu masih tutup.
"Iya mas. Alhamdulillah sudah lumayan ada pengunjung yang datang," kata Rudi, Selasa (5/10/2021).
Lebih lanjut Rudi mengatakan jika live music di Puncak Sosok hanya dilakukan pada Sabtu malam. Selain itu, pengelola juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan membatasi jam buka.
"Kulinernya buka dari pukul 16.00-23.00 WIB. Untuk pengunjung kuliner harus sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang ada," ucap Rudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Oki Rengga meminta maaf setelah videonya berdebat dengan suporter PSMS soal spanduk kritik karhutla di Stadion Utama Sumatera Utara viral.
Kenali 10 ciri bos toxic, mulai dari gemar mengontrol pekerjaan hingga merendahkan karyawan, serta cara menghadapi perilaku tersebut.
Tiga mahasiswa Program Studi Desain Produk Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta meraih penghargaan Karya Terpuji Indonesia (IIDSA Meritorious Award
Jadwal Liga Inggris pekan ke-10 7-9 November 2026. Arsenal, Liverpool, dan Manchester United menghadapi pertandingan penting.
Puluhan negara mendorong kesiapsiagaan darurat. Jerman menyarankan stok makanan hingga 10 hari, sementara Thailand menyiapkan tas darurat 72 jam.
DPRD Bantul meminta lurah mencari sumber pendanaan alternatif agar pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tetap berjalan.